Kamis, 24 September 2026
20:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Dekatron

tabung berisi gas yang didesain sebagai pencacah

Artikel ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (Januari 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Jenis memori komputer dan penyimpanan data
Umum
Volatil
Memori dahulu
Non-volatil

Dalam elektronika, Dekatron (secara umum disebut tabung pencacah gas tiga fase, tabung pencacah transfer-cahaya, atau tabung katode dingin) adalah tabung pencacah. Dekatron dipakai dalam komputer, kalkulator, dan produk pencacah lainnya selama tahun 1950-an dan 1960-an. "Dekatron" adalah nama merek yang digunakan oleh Ericsson Telephones Limited (ETL) dari Nottingham (bedakan dengan TelefonAB Ericsson dari Stockholm) dan sejak saat itu menjadi merek dagang generik. Perangkat ini ditemukan oleh John Reginald Acton dengan paten yang diberikan kepada Ericsson.[1]

Dekatron berguna dalam komputasi, perhitungan, dan pembagian-frekuensi karena satu revolusi penuh dari titik neon dalam dekatron biasanya berarti 10 denyut pada elektrode pemandu. Sinyal baru bisa dibentuk dari salah satu katode dekatron untuk mengirim denyut, misal untuk tahap pencacahan berikutnya. Dekatron biasanya memiliki frekuensi input maksimum dalam rentang kilohertz (kHz) tinggi (100 kHz itu cepat, sedangkan 1 MHz adalah maksimumnya). Frekuensi ini diperoleh dalam dekatron cepat yang berisi hidrogen. Dekatron yang diisi dengan gas lengai secara bawaan lebih stabil dan lebih berusia panjang, tetapi frekuensi pencacahannya hanya terbatas sampai 10 kHz (lebih sering 1–2 kHz).

Desain dan cara kerja

Dekatron.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Dekatron yang sedang beroperasi

Desain internal berbeda-beda untuk tiap model dan produsen, tetapi umumnya dekatron memiliki sepuluh katode dan satu atau dua elektrode pemandu serta satu anode bersama. Katode-katode tersebut disusun dalam sebuah lingkaran dengan satu atau dua elektrode pemandu di antara tiap katode. Saat elektrode pemandu diberi denyut dengan benar, gas neon akan menyalakan pin pemandu di dekatnya dan kemudian "lompat" ke katode berikutnya. Memberi denyut kepada elektrode pemandu (denyut negatif) secara berulang akan menyebabkan titik neon bergerak dari satu katode ke katode yang lain.

250px-Dekatron_top.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Detail bagian atas dekatron: cakram anode terpusat yang dikelilingi oleh 30 pin katode internal
250px-Deca1-en.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mengirim denyut berurutan untuk memandu elektrode akan memerintah arah gerakan.

Dekatron hidrogen memerlukan tegangan tinggi sekitar 400–600 volt pada anode untuk operasi yang sesuai; dekatron dengan gas lengai biasanya memerlukan sekitar 350 volt. Ketika dekatron pertama dinyalakan, sebuah titik menyala pada katode acak; tabung harus diatur ulang ke dalam keadaan nol dengan memberi denyut negatif ke katode yang dianggap nilai nol. Warna titik tersebut bergantung pada jenis gas yang ada dalam tabung. Tabung yang berisi neon menampilkan titik merah-jingga, sedangkan tabung yang berisi argon menampilkan titik ungu (dan lebih gelap daripada yang berisi neon).

Dekatron dibuat dalam beragam ukuran fisik. Walau kebanyakan dekatron adalah pencacah desimal, terdapat pula model untuk mencacah dalam basis 5 dan basis 12 untuk keperluan khusus.

Dekatron mulai jarang digunakan ketika pencacah berbasis transistor makin andal dan terjangkau. Pada masa kini, dekatron digunakan oleh penggemar elektronik dalam "spinner" sederhana yang berjalan dari frekuensi listrik standar (50 Hz atau 60 Hz) atau sebagai penanda angka pada jam buatan rumahan.

Lihat pula

Referensi

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dekatrons.
  • Sandor, Nagy, "A Dekatron tube display", Asimov Teka (interactive stochastic simulation) (dalam bahasa Inggris), Uni Eropa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan