Minggu, 04 Oktober 2026
18:41 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Deathcrow 48

Bagikan:
Deathcrow 48
SutradaraSaul Manurung
Perusahaan
produksi
Tanggal rilis
2018
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Deathcrow 48 adalah sebuah film dokumenter pendek Indonesia tahun 2018 yang disutradarai oleh Saul Manurung.

Sinopsis

Film ini menceritakan tentang seorang penggemar fanatik JKT48. Ia selalu mengikuti JKT48 setiap kali ada acara yang menampilkan mereka, seperti di pentas seni sekolah, di mal, hingga di konser. Ia bahkan mendukung mereka dengan melakukan tarian Wotagei. Namun, kebanyakan orang menganggap mendukung idola dengan tongkat cahaya lama kelamaan terlalu berlebihan.[1]

Penghargaan

Film ini dinominasikan untuk Film Dokumenter Pendek Terbaik pada Festival Film Indonesia 2018.[2]

Referensi

  1. ↑ Febrina, Nathania (2018-11-21). "Review film "DEADTHCROW 48": Membahas film "Deathcrow 48"". Review film "DEADTHCROW 48". Diakses tanggal 2021-06-14.
  2. ↑ Liputan6.com (2018-11-10). "Inilah Daftar Lengkap Nominasi FFI 2018". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-06-14.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan