| "Dayuang Palinggam" | |
|---|---|
| Singel oleh Orkes Gumarang | |
| Sisi-A | "Titian Nan Lapuak" |
| Genre | Lagu daerah |
| Durasi | 2:59[1] |
| Label | Mutiara |
| Pencipta | Karim Nun |
"Dayuang Palinggam" (atau "Dayung Palinggam") adalah sebuah lagu daerah dari Sumatera Barat yang dipopulerkan oleh Orkes Gumarang pimpinan Asbon Madjid, kemudian juga dipopulerkan oleh Elly Kasim.[2] Meski tercatat sebagai anonim pada singel lagu, Syaiful Nawas menyebut bahwa lagu tersebut diciptakan oleh pencipta lagu dan violinis Karim Nun.[3]
Latar belakang
Bagian utama lagu bercerita mengenai kegiatan mendayung yang bertempat di sungai Batang Arau, Seberang Palinggam, Padang Selatan, Padang,[4] yang diselingi dengan lirik berisi nasihat adat.[2]
Versi lain
- Elly Kasim diiringi grup musik The Steps menyanyikan lagu "Dajuang Palinggam" dalam album Suara Minang pada tahun 1969.
Referensi
- ↑ Titian Nan Lapuak / Dajuang Palinggam (Catatan media). Orkes Gumarang. Mutiara.
{{cite AV media notes}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain dalam cite AV media (notes) (link) - 1 2 Admin Palanta (19 Maret 2021). "Lirik dan Makna Lagu "Dayuang Palinggam" Karya Karim Nur". Langgam.id. Diakses tanggal 31 Desember 2024.
- ↑ Zon 2017, hlm. 75.
- ↑ Zon 2017, hlm. 76.
- Daftar pustaka
- Zon, Fadli (Februari 2017). Orkes Gumarang: Kisah Syaiful Nawas. Jakarta: Fadli Zon Library.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)