Selasa, 29 September 2026
13:09 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
David Foster Wallace

David Foster Wallace

Bagikan:
David Foster Wallace
250px-David_Foster_Wallace_in_2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wallace (2006)
Lahir(1962-02-21)21 Februari 1962
Meninggal12 September 2008(2008-09-12) (umur 46)
PendidikanAmherst College (BA)
Universitas Arizona (MFA)
Universitas Harvard
Pekerjaan
  • Pengarang
  • dosen
Pasangan menikah
Karen Green
​
(m. 2004)​
Karier kepenulisan
Periode1987–2008
Genre
Karya terkenalInfinite Jest (1996)
Gerakan sastra
Tanda tangan
250px-SignatureDavidWallace.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

David Foster Wallace (21 Februari 1962 – 12 September 2008) adalah seorang pengarang sekaligus dosen asal Amerika Serikat yang menciptakan banyak novel, cerita pendek, dan esai. Tapi yang paling dikenal dari karyanya adalah novel Infinite Jest[1] yang terbit tahun 1996—sebuah karya yang begitu kompleks sekaligus jenaka, sampai-sampai majalah Time memasukkannya dalam daftar 100 novel berbahasa Inggris terbaik yang diterbitkan sejak 1923 hingga 2005.[2]

Pada tahun 2008, David Ulin dari Los Angeles Times bahwa Wallace adalah "salah satu penulis paling berpengaruh dan inovatif dalam dua puluh tahun terakhir."[3]

Kehidupan awal

David Foster Wallace lahir di Ithaca, New York, dari pasangan Sally Jean Wallace (nama gadisnya Foster) dan James Donald Wallace.[4] Keluarganya kemudian pindah ke Champaign-Urbana, Illinois, tempat Wallace dibesarkan bersama adik perempuannya, Amy Wallace-Havens.[5] Ayahnya adalah profesor filsafat di Universitas Illinois Urbana-Champaign,[6] sementara ibunya mengajar bahasa Inggris di Parkland College, sebuah community college di Champaign. Pada tahun 1996, sang ibu bahkan dinobatkan sebagai "Profesor Terbaik Tahun Ini".[7] Mulai kelas empat SD, Wallace tinggal bersama keluarganya di Urbana, dan bersekolah di SD Yankee Ridge, lanjut ke SMP Brookens, lalu ke SMA Urbana.[8]

Di masa remajanya, Wallace dikenal sebagai pemain tenis junior yang cukup berbakat dan bahkan masuk peringkat regional. Masa-masa itu ia kenang dalam esainya yang berjudul "Derivative Sport in Tornado Alley," yang pertama kali dimuat di Harper's Magazine dengan judul "Tennis, Trigonometry, Tornadoes". Meski kedua orang tuanya adalah ateis, Wallace sempat dua kali mencoba bergabung dengan Gereja Katolik—namun ia gagal melewati masa "pengamatan iman". Setelah itu, ia sempat menghadiri kebaktian di gereja Menonit.[9][10][11]

Wallace kuliah di Amherst College, almamater sang ayah. Di sana, ia mengambil jurusan sastra Inggris dan filsafat, dan lulus dengan predikat summa cum laude pada tahun 1985. Selain kuliah, Wallace juga aktif di berbagai kegiatan kampus, salah satunya adalah klub paduan suara—adik perempuannya bahkan pernah bilang kalau Wallace punya suara yang sangat merdu.[12][13]

Setelah itu, ia melanjutkan ke Universitas Arizona dan menyelesaikan gelar Master of Fine Arts di bidang penulisan kreatif pada tahun 1987. Ia lalu pindah ke Massachusetts untuk kuliah pascasarjana di jurusan filsafat di Universitas Harvard, tapi tak lama kemudian, ia memutuskan berhenti kuliah.

Karier

Tugas akhir kehormatan Wallace di Amherst, yang membahas logika modal, kemudian ia kembangkan jadi novel debutnya The Broom of the System (1987). Dalam menulis, Wallace dengan sengaja menghindari jebakan khas seni postmodern—seperti ironi atau metafiksi—karena menurutnya, dalam wawancara tahun 1990, elemen-elemen itu justru jadi "agen dari keputusasaan besar dan kebuntuan" dalam budaya Amerika kontemporer. Novel keduanya Infinite Jest, dikenal karena struktur narasinya yang tidak biasa dan penggunaan catatan kaki yang panjang-panjang

Wallace menerbitkan tiga kumpulan cerpen selama hidupnya: Girl with Curious Hair (1989), Brief Interviews with Hideous Men (1999)—yang kemudian diadaptasi jadi film pada 2009—dan Oblivion: Stories (2004). Cerpen dan esainya pernah dimuat di berbagai media ternama seperti The New Yorker dan Rolling Stone. Tiga kumpulan esainya juga terbit dalam bentuk buku: A Supposedly Fun Thing I'll Never Do Again (1997), Consider the Lobster (2005), dan Both Flesh and Not (2012). Selain menulis, Wallace juga mengajar bahasa Inggris dan penulisan kreatif di beberapa universitas, seperti Universitas Emerson, Universitas Negeri Illinois, dan Universitas Pomona.

Kehidupan pribadi

Wallace sempat bergulat dengan depresi berat, alkoholisme, kecanduan narkoba, dan pikiran untuk mengakhiri hidupnya.[14] Ia beberapa kali dirawat di rumah sakit jiwa untuk mendapatkan perawatan. Pada tahun 2008, ayahnya mengatakan bahwa Wallace telah mengalami gangguan depresi mayor selama lebih dari dua dekade, dan obat antidepresanlah yang membantunya tetap bisa berkarya.[15] Pada tahun 1989, Wallace menghabiskan empat minggu di Rumah Sakit McLean—sebuah institusi psikiatri di Belmont, Massachusetts, yang terafiliasi dengan Harvard Medical School—untuk menjalani program detoks dari alkohol dan narkoba. Belakangan, Wallace mengatakan bahwa masa-masa di sana mengubah hidupnya.[14]

Tahun 2002, ia bertemu dengan seorang pelukis bernama Karen L. Green. Mereka menikah pada 27 Desember 2004.[15][16][17] Saat Wallace meninggal, mereka tinggal di sebuah rumah di Claremont, California.

Anjing memiliki tempat khusus di hati Wallace,[17][18] ia bahkan pernah bilang ingin membuka tempat penampungan untuk anjing liar.[18] Menurut sahabatnya, Jonathan Franzen, Wallace cenderung menyayangi anjing-anjing yang pernah disakiti, anjing-anjing yang kecil kemungkinannya untuk diadopsi orang lain karena butuh kesabaran ekstra.[17]

Pada Juni 2007, Wallace mengalami sakit fisik yang parah—nyeri perut luar biasa—dan dokter menduga itu akibat interaksi antara salah satu obat yang ia konsumsi dengan makanan restoran yang baru ia santap. Atas saran dokter, Wallace pun menghentikan konsumsi phenelzine, obat antidepresan utama yang selama ini ia andalkan. Namun setelah itu, depresinya kembali memburuk.[15][17][19] Ia mencoba berbagai pengobatan lain, termasuk terapi kejut listrik. Ketika akhirnya ia kembali ke fenelzin, obat itu tak lagi bekerja seperti dulu, dan Wallace kembali tenggelam dalam gejala depresi berat.[17]

Di awal 1990-an, Wallace pernah berpacaran dengan penulis Mary Karr. Pada tahun 2012, Karr menyebut perilaku Wallace terhadapnya dulu sangat obsesif dan meledak-ledak. Ia menuduh Wallace pernah melempar meja kopi ke arahnya dan memaksanya keluar dari mobil lalu meninggalkannya berjalan kaki pulang.[16][20] Di tahun 2018, Karr mengatakan bahwa apa yang ditulis dalam biografi Wallace karya D.T. Max tentang kekerasan Wallace terhadapnya "hanya sekitar dua persen dari apa yang sebenarnya terjadi." Ia mengklaim Wallace pernah menendangnya, memanjat dinding rumahnya di malam hari, mengikuti anak laki-lakinya yang masih lima tahun pulang dari sekolah, bahkan mencoba membeli senjata api untuk membunuh mantan suaminya.[21][22][23] Pada tahun 2015, Karr juga menyebut Wallace pernah melakukan kekerasan terhadap perempuan lain yang pernah ia kencani,[24] dan di tahun 2018, ia mengatakan bahwa beberapa perempuan, termasuk mantan mahasiswi Wallace, menghubunginya untuk berbagi cerita soal kekerasan fisik dan emosional yang mereka alami dari Wallace.[22]

Kematian

Pada 12 September 2008, di usia 46 tahun, Wallace menulis sebuah surat perpisahan untuk istrinya, Ia kemudian merapikan sebagian naskah The Pale King, dan mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di beranda belakang rumahnya.[25][26] Upacara peringatan diadakan di berbagai tempat yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup dan kariernya Pomona College, Amherst College, Universitas Arizona, Universitas Illinois State, dan pada 23 Oktober 2008, sebuah peringatan khusus juga digelar di Universitas New York. Di sana sejumlah orang yang mengenalnya secara pribadi dan profesional memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya adalah adik perempuannya, Amy Wallace-Havens; agen sastranya, Bonnie Nadell; Gerry Howard, editor dua buku pertamanya; Colin Harrison dari Harper’s Magazine; Michael Pietsch, editor Infinite Jest dan karya-karya besarnya yang lain; Deborah Treisman, editor fiksi dari The New Yorker; serta beberapa penulis yang pernah bersinggungan dengan Wallace dalam perjalanan hidupnya seperti Don DeLillo, Zadie Smith, George Saunders, Mark Costello, Donald Antrim, serta Jonathan Franzen.[27][28][29]

Referensi

  1. ↑ Press, The Associated Press | The Associated (2008-09-13). "Author best known for "Infinite Jest"". The Denver Post (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-08.
  2. ↑ Grossman, Lev; Lacayo, Richard (Oktober 16, 2005). "TIME's Critics Pick the 100 Best Novels, 1923 to Present". TIME. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 30, 2007.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Noland, Claire; Rubin, Joel (September 14, 2008). "Writer David Foster Wallace Found Dead". Los Angeles Times. Diarsipkan dari asli tanggal November 8, 2008. Diakses tanggal Agustus 5, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Boswell and Burn, eds., p. 94.
  5. ↑ Wallace-Havens, Amy (Agustus 23, 2009). "Amy Wallace-Havens on Her Brother". To the Best of Our Knowledge (Wawancara). Diwawancarai oleh Anne Strainchamps. Woods Hole, Massachusetts: WCAI. Diakses tanggal April 19, 2018.{{cite interview}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Curriculum Vitae (James D. Wallace)". Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 6, 2008. Diakses tanggal September 12, 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "U.S Professor of the Year Awards – 1996 Professors of the Year National Winners". 2018-02-17. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 17, 2018. Diakses tanggal 2023-03-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Max, D. T. (2012). Every Love Story is a Ghost Story: A Life of David Foster Wallce. London: Granta. hlm. 7–9.
  9. ↑ Knox, Malcolm (November 2008). "Everything & More: The Work of David Foster Wallace". The Monthly.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Arden, Patrick. "David Foster Wallace warms up". Book.
  11. ↑ Zahl, David (Agustus 20, 2012). "David Foster Wallace Went to Church Constantly?". Mockingbird.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Ryerson, James (Desember 12, 2008). "Consider the Philosopher". The New York Times. Diakses tanggal April 2, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Our Alumni, Amherst College". Amherst College. November 17, 2007. Diakses tanggal Februari 26, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. 1 2 Max, D. T. (2012). Every Love Story is a Ghost Story. Granta. hlm. 134–135. ISBN 9781847084958.
  15. 1 2 3 Weber, Bruce (September 14, 2008). "David Foster Wallace, Influential Writer, Dies at 46". The New York Times. Diakses tanggal April 2, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. 1 2 Williams, John (September 12, 2012). "God, Mary Karr and Ronald Reagan: D.T. Max on David Foster Wallace". The New York Times (Arts Beat blog).{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. 1 2 3 4 5 Lipsky, David (Oktober 30, 2008). "The Lost Years & Last Days of David Foster Wallace". Rolling Stone. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 3, 2009. Diakses tanggal April 2, 2012.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. 1 2 Max, D. T. (Maret 9, 2009). "The Unfinished". The New Yorker.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Max, D.T. (2009-02-28). "David Foster Wallace's Struggle to Surpass "Infinite Jest"". The New Yorker (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-07-21.
  20. ↑ Hughes, Evan (Oktober 9, 2011). "Just Kids Jeffrey Eugenides insists his new novel is not a roman à clef". New York.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ Wilson, Kristian (Mei 7, 2018). "Mary Karr Speaks Out About David Foster Wallace Amid Literature's #MeToo Movement". Bustle. Diakses tanggal Maret 11, 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. 1 2 "Memoirist Mary Karr On God, #MeToo And Speaking Up About David Foster Wallace". www.wbur.org. Mei 15, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ "x.com".
  24. ↑ "Mary Karr On Writing Memoirs: 'No Doubt I've Gotten A Million Things Wrong'". NPR. September 23, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ Max, D. T. (2012). Every Love Story Is a Ghost Story: A Life of David Foster Wallace. Granta Books. hlm. 301. ISBN 978-1-84708-494-1.
  26. ↑ "Writer David Foster Wallace found dead". Los Angeles Times (dalam bahasa American English). 2008-09-14. Diakses tanggal 2023-07-14.
  27. ↑ Begley, Adam (Oktober 27, 2008). "Jonathan Franzen Remembers David Foster Wallace". The New York Observer.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "Celebrating the Life and Work of David Foster Wallace" (PDF). Five Dials. Hamish Hamilton. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Januari 20, 2013. Diakses tanggal Mei 11, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Konigsberg, Eric (Oktober 24, 2008). "Remembering Writer of 'Infinite Jest'". The New York Times. Diakses tanggal Mei 11, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai David Foster Wallace.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: David Foster Wallace.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan