Selasa, 13 Oktober 2026
07:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Daur hidup virus

Daur hidup virus

Bagikan:
Daur hidup virus influenza
250px-Virus_Replication.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Virus hanya mampu bereplikasi dengan membajak sistem reproduksi sel dan mengalihkannya untuk mereproduksi struktur genetik virus. Jadi, virus tidak dapat bereproduksi di luar sel hidup, dan harus bergantung pada sel inang untuk bisa bertahan hidup.[1] Kebanyakan virus spesifik terhadap spesies, dan biasanya virus dapat menyerang tumbuhan, hewan, bakteri, atau fungi tertentu.

Daur hidup

Penginangan virus

Artikel utama: Penginangan virus

Agar virus dapat bereproduksi dan menginfeksi, virus harus memasuki sel pada organisme inang dan menggunakan materi sel inang. Untuk memasukinya, protein pada permukaan virus berinteraksi dengan protein sel. Adsorpsi akan terjadi di antara partikel virus dengan membran sel inang. Lubang akan terbentuk pada membrannya, sehingga partikel virus atau materi genetiknya masuk dalam sel inang tempat replikasi genom virus dapat terjadi.

Replikasi virus

Artikel utama: Replikasi virus

Selanjutnya virus harus mengatur kendali mekanisme replikasi sel inang. Pada tahap ini terjadi perbandingan kerentanan dan permisibilitas sel inang. Permisibilitas menentukan akibat dari infeksi. Setelah kontrol terpenuhi dan keadaan lingkungan sudah memungkinkan untuk bereplikasi, virus mulai membuat salinan genomnya sendiri dan dapat terjadi secara cepat hingga mencapai jutaan.

Pelepasan virus

Artikel utama: Pelepasan virus

Setelah virus itu menyalin genomnya sendiri, virus baru akan keluar dari sel inang. Sel inang sudah tak dapat digunakan untuk replikasi; sel dapat mati dan virus baru harus mencari inang baru, sehingga tahapan ini adalah tahapan terakhir daur hidup virus.

Latensi virus

Artikel utama: Latensi virus

Virus dapat "bersembunyi" di antara sel untuk menghindari "kejaran" sistem pertahanan tubuh. Pada saat latensi terjadi, virus dapat berhenti memperbanyak diri setelah terjadinya infeksi pertama. Namun, materi genetiknya tidak hilang, dan dapat aktif lagi.

Referensi

  1. ↑ N.J. Dimmock et al. "Introduction to Modern Virology, 6th edition." Blackwell Publishing, 2007.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan