Selasa, 06 Oktober 2026
23:21 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Daud Nompo

Daud Nompo

Politikus dan Birokrat Indonesia

Bagikan:
Muhammad Daud Nompo
250px-Mohammad_Daud_Nompo%2C_Riwayat_Hidup_Anggota-Anggota_Majelis_Permusyawaratan_Rakyat_Hasil_Pemilihan_Umum_1971%2C_p970.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 1987 –21 November 1987
PenggantiAndi Mattalata
Daerah pemilihanSulawesi Selatan
Wakil Gubernur Sulawesi Selatanke-1
Masa jabatan
26 September 1983 –20 September 1986
PresidenSoeharto
GubernurAhmad Amiruddin
Pendahulujabatan baru
PenggantiZainal Basri Palaguna
Sekretaris Wilayah Daerah Sulawesi Selatan
Masa jabatan
10 Oktober 1977 –26 September 1983
PresidenSoeharto
GubernurAndi Oddang
Ahmad Amiruddin
PendahuluAndi Patarai
PenggantiPaturungi Parawansa
Informasi pribadi
Lahir(1930-02-15)15 Februari 1930
Meninggal21 November 1987(1987-11-21) (umur 57)
Partai politikGolkar

Drs. Muhammad Daud Nompo (15 Februari 1930 – 21 November 1987) merupakan seorang birokrat dan politikus dari Sulawesi Selatan. Ia menjabat sebagai Sekretaris Wilayah Daerah Sulawesi Selatan dari tahun 1977 hingga 1983 dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dari tahun 1983 hingga 1986.

Riwayat Hidup

Masa kecil

Muhammad dilahirkan pada tanggal 15 Februari 1930 di Kabupaten Jeneponto.[1][2]

Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas, Muhammad merantau ke Yogyakarta dan menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Sosial Politik Universitas Gadjah Mada. Muhammad memperoleh gelar sarjana muda pada tahun 1956[3] dan diwisuda sebagai seorang sarjana penuh pada tanggal 31 Januari 1959.[1]

Karier birokrasi

Muhammad memulai kariernya sebagai seorang pegawai di Kantor Penyelenggara Pendidikan Mahasiswa, Yogyakarta. Ia kemudian dipindahkan ke Kantor Gubernur Sulawesi Selatan yang baru saja didirikan pada tahun 1960 dan diangkat sebagai Wakil Kepala Bagian Pemerintahan Umum.[1] Pada masa ini, Muhammad juga menjadi anggota dari Tim Indoktrinasi Sulawesi Selatan dan Tenggara. Tim ini dibentuk oleh pemerintah untuk melaksanakan perombakan terhadap aparatur negara yang bertugas pada saat itu.[4]

Tiga tahun kemudian, ia dipindahkan dari kantor gubernur untuk menjabat sebagai Direktur Kursus Dinas C. Kursus Dinas C di Makassar ditingkatkan menjadi Akademi Pemerintahan Dalam Negeri di Makassar pada tahun 1966. Muhammad diangkat sebagai penjabat direktur hingga tahun 1968. Ia kemudian kembali ke kantor gubernur dan mengemban jabatan sebagai Kepala Inspektorat. Selama berkiprah di Inspektorat, Nompo menjabat sebagai penjabat bupati Pinrang dari tahun 1968 hingga 1969.[1][3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Lembaga Pemilihan Umum (1973). Riwayat Hidup Anggota-Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Hasil Pemilihan Umum 1971. Jakarta: Lembaga Pemilihan Umum. hlm. 970.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Gayo, Iwan (1990). Buku Pintar Nusantara. Upaya Warga Negara. hlm. 1010.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Tim Penyusun (1997). Buku Kenangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Masa Keanggotaan 1992-1997 (PDF). Jakarta: Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. hlm. 837–838.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "TEAM TEAM INDOKTRINASI DI DAERAH2 TINGKAT I DI BENTUK DALAM RANGKA RETOOLING APPARATUUR NEGARA". Mimbar Penerangan. Maret 1961. hlm. 561. Diakses tanggal 1 Oktober 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan