Minggu, 01 November 2026
17:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Damus Manegeng Frans

mantan Bupati Bulungan yang kedua

Bagikan:
Damus Manegeng Frans
Bupati Bulunganke-2
PresidenSukarno
GubernurAbdoel Moeis Hassan
PendahuluAndi Tjatjo
PenggantiE.M. Djakaria
Informasi pribadi
Partai politik  Parkindo
ProfesiPolitisi

Damus Manegeng Frans atau Damus Frans merupakan mantan Bupati Bulungan yang kedua. Semasa Perang Kemerdekaan, Damus bergabung dengan Ikatan Nasional Indonesia (INI) dan duduk di Dewan Kalimantan Timur.[1] Saat INI bergabung dengan PNI pada tahun 1950, Damus tidak ikut pindah ke partai tersebut. Dia memilih untuk bergabung dengan Persatuan Pegawai Polisi Republik Indonesia (P3RI) di Malinau dan duduk di parlemen daerah serta Dewan Pemerintah Daerah (DPD) Daerah Istimewa Bulungan mewakili fraksi tersebut.[2]

Damus kemudian bergabung dengan Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan menjadi satu-satunya calon legislatif lokal di Kalimantan Timur dari partai tersebut pada Pemilihan Umum 1955.[3][4] Damus menjabat sebagai wedana di Tarakan sebelum diangkat menjadi Bupati Bulungan pada tahun 1963 untuk menggantikan Andi Tjatjo.[3] Saat menjabat sebagai bupati, Damus menghibahkan sebidang tanah di Gunung Seriang untuk pembangunan asrama TNI AD.[5] Rumah dinas yang ia tempati saat menjabat sebagai bupati kini dalam keadaan memprihatinkan.[6] Damus kemudian digantikan oleh Encik Mas Djakaria sebagai Bupati Bulungan.

Kehidupan pribadi

Damus beretnis Minahasa.[3] Dia memiliki seorang istri yang aktif dalam pergerakan wanita di tingkat daerah. Istrinya terlibat dalam kepanitiaan Perayaan Seperempat Abad Kesatuan Pergerakan Wanita Indonesia di Tarakan sebagai penasihat. Perayaan tersebut diselenggarakan pada tanggal 22 Desember 1953.[7]

Referensi

  1. ↑ Ars dkk. 1986, hlm. 32. sfn error: tanpa target: CITEREFArs_dkk.1986 (bantuan)
  2. ↑ Halim, Azwar (2019-12-31). "Daerah Istimewa Bulungan dan Sultan Djalaluddin". Radar Tarakan. Diakses tanggal 8 Mei 2024.
  3. 1 2 3 Magenda 2010, hlm. 80.
  4. ↑ Kementerian Penerangan 1955, hlm. 164.
  5. ↑ "Sengketa Tanah Gunung Seriang, Milik Warga Atau TNI AD?". Narahubung.id. 2022-07-25. Diakses tanggal 5 April 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Zulkarnaen, Iskandar (2018-10-14). "Saksi bisu yang terabaikan di hari jadi Bulungan". Antara. Diakses tanggal 5 Mei 2024.
  7. ↑ Kementerian Penerangan 1958, hlm. 387.

Daftar pustaka

Jabatan politik
Didahului oleh:
Andi Tjatjo
Bupati Bulungan
1963–1964
Diteruskan oleh:
E.M. Djakaria
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan