Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "DNAFET" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Transistor efek-medan DNA (disingkat: DNAFET) adalah sebuah transistor efek–medan yang menggunakan efek-medan yang disebabkan oleh sebagian muatan molekul DNA untuk untuk membuatnya menjadi biosensor. Struktur DNAFET serupa dengan MOSFET dengan lapisan gerbang digantikan dengan molekul salah satu pilinan DNA untuk membuatnya menjadi reseptor permukaan. Ketika pilinan DNA komplementer berinteraksi dengan reseptor, penyebaran muatan didekat permukaan berubah, sehingga mengubah aliran arus yang melalui kanal semikonduktor. Larikan DNAFET dapat digunakan untuk mendeteksi polimorfisme nukleotida tunggal dan untuk pengurutan DNA. Kelebihan utama peranti ini daripada metode deteksi optik yang sering digunakan sekarang adalah kerjanya yang malar dan hampir tepat waktu. DNAFET sangat selektif karena hanya pilinan DNA tertentu yang dapat berinteraksi dengan lapisan reseptor.
Referensi
| Transistor dwikutub | ||
|---|---|---|
| Penggunaan transistor dwikutub | ||
| Transistor ekakutub | ||
| Penggunaan transistor ekakutub | ||
| Gabungan transistor | ||