Minggu, 18 Oktober 2026
03:30 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Daniel Julius Somba

Bagikan:
Ini adalah nama Minahasa, marganya adalah Somba

Daniel Julius Somba (26 Juli 1920 – 12 November 1983) adalah seorang tokoh militer Indonesia yang pernah menjadi salah satu pimpinan dalam pemberontakan Permesta di Sulawesi. Somba adalah tokoh kunci pada masa awal pemberontakan. Tindakannya, yang mengumumkan pemutusan hubungan antara Permesta dengan pemerintahan Soekarno di Jakarta, membuat pemerintah mengeluarkan perintah penangkapan atas dirinya dan tokoh lainnya.[1]

Dj Somba
Lahir(1920-07-26)26 Juli 1920
Tombatu, Sulawesi Utara, Hindia Belanda
Meninggal12 November 1983(1983-11-12) (umur 63)
Jakarta, Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
PangkatKolonel
Perang/pertempuran

Somba adalah seorang tokoh militer Indonesia yang pernah menjadi salah satu pimpinan dalam pemberontakan Permesta di Sulawesi. Somba pernah menjabat sebagai Panglima dan Gubernur Militer KDM-SUT dan Komandan Resimen Infanteri RI-29.[2][3]

Permesta

Somba terlibat dalam permesta dengan Joop warouw, Ventje Sumual, Dolf Runturambi, Dee Gerungan, Eddy Mongdong, dan Alex Kawilarang

Keluarga

Asal Minahasa Ayah Musa Somba, Ibu Marta Runturambi. Ia lahir di Tombatu dari keluarga petani.

Referensi

  1. ↑ "Letkol Dj Somba Umumkan Permesta Putus Hubungan dengan Jakarta". Tribunnews Manado. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  2. ↑ Harvey 1974, hlm. 458.
  3. ↑ "Biodata DJ Somba". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-02. Diakses tanggal 1 Maret 2017.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan