Jumat, 23 Oktober 2026
13:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Cryptodendrum

Cryptodendrum

Bagikan:
Cryptodendrum
250px-Cryptodendrum_adhaesivum_Landaagiraavaru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
C. adhaesivum menunjukkan tentakel tepi yang khas
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Actiniaria
Famili: Thalassianthidae
Genus: Cryptodendrum
Klunzinger, 1877
Spesies:
C. adhaesivum
Nama binomial
Cryptodendrum adhaesivum
(Klunzinger, 1877)
Sinonim

(Genus)

  • Cryptodendron Klunzinger, 1877

(Spesies)

  • Cryptodendron adhaesivium
  • Cryptodendron adhaesivum
  • Cryptodendrum adhesivum [lapsus]
  • Stoichactis digitata Doumenc, 1973

Cryptodendrum adalah genus anemon laut dalam famili Thalassianthidae. Genus ini merupakan genus monotipe dengan satu spesies tunggal, Cryptodendrum adhaesivum, yang juga dikenal luas sebagai anemon perekat, anemon piza, dan anemon tepi berserat. Seperti semua anemon simbiotik, anemon ini menjadi inang bagi zooxanthellae, alga simbiotik yang membantu memberikan nutrisi bagi inangnya.[1]

Deskripsi

Anemon ini dapat tumbuh hingga mencapai ukuran 30 sentimeter dan dapat dikenali dari tepiannya yang berwarna, melengkung bergelombang, dan menyerupai manik-manik. Hewan ini memiliki dua bentuk tentakel yang berbeda. Di bagian tengah cakram oral, terdapat tentakel sempit dan pendek dengan panjang sekitar 5 mm, yang bercabang dengan lima atau lebih "jari", menyerupai sarung tangan karet kecil yang ditiup. Tentakel-tentakel ini sangat lengket. Sementara itu, tentakel di bagian tepi memiliki penebalan seperti gelembung dengan diameter sekitar satu milimeter pada bagian ujungnya. Kedua jenis tentakel tersebut biasanya memiliki warna yang berbeda.[2]

Spesies serupa

Dua bentuk tentakel yang berbeda serta bentuk tepi yang menyerupai pinggiran piza menjadi ciri khas yang membedakan C. adhaesivum dari spesimen Stichodactyla yang tampak serupa dari luar.

Distribusi

C. adhaesivum tersebar luas dan dapat ditemukan di perairan tropis mulai dari Samudra Hindia hingga Pasifik Barat.

Simbion

Hubungan antara ikan badut dan anemon laut inangnya memiliki struktur yang sangat bersarang (nested). Namun, anemon ini mampu bertahan hidup tanpa ikan badut dan sebagian besar spesimen ditemukan tanpa ikan tersebut.[3] Karena satu-satunya ikan badut yang menumpanginya, Amphiprion clarkii,[2] merupakan ikan generalis yang ekstrem, kemungkinan besar C. adhaesivum adalah inang pinggiran (marginal) yang hanya ditoleransi oleh ikan yang paling tidak selektif dan hanya digunakan ketika tidak ada inang lain yang tersedia.

C. adhaesivum juga diketahui berasosiasi dengan ikan betok belang tiga remaja (Dascyllus trimaculatus).

Sejumlah spesies lain juga berasosiasi dengan C. adhaesivum, akan tetapi hubungannya bersifat komensal alih-alih mutualisme, karena anemon tampaknya tidak mendapatkan keuntungan dari interaksi tersebut. Spesies-spesies ini antara lain:

Galeri

C. adhaesivum dan simbion

  • Amphiprion clarkii & Dascyllus trimaculatus
    Amphiprion clarkii & Dascyllus trimaculatus
  • Neopetrolisthes maculatus (kepiting porselen)
    Neopetrolisthes maculatus (kepiting porselen)

Referensi

  1. ↑ "Cryptodendrum adhaesivum at World Register of Marine Species".
  2. 1 2 Fautin, Daphne G.; Allen, Gerald R. (1997). Field Guide to Anemone Fishes and Their Host Sea Anemones. Western Australian Museum. ISBN 9780730983651. Diarsipkan dari asli tanggal 14 April 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ollerton J; McCollin D; Fautin DG; Allen GR (2007). "Finding NEMO: nestedness engendered by mutualistic organization in anemonefish and their hosts". Proc R Soc B Biol Sci. 274 (1609): 591–598. doi:10.1098/rspb.2006.3758. PMC 1766375. PMID 17476781.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cryptodendrum adhaesivum.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Cryptodendrum adhaesivum.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan