Kamis, 01 Oktober 2026
07:48 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Crinum

Crinum

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Crinum
250px-Crinum_moorei_close.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Crinum moorei
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Asparagales
Famili: Amaryllidaceae
Subfamili: Amaryllidoideae
Tribus: Amaryllideae
Subtribus: Crininae
Genus: Crinum
L.
Spesies

sekitar 180 spesies

Artikel takson sembarang

Crinum adalah genus dari sekitar 180 spesies tanaman berbunga dari suku Amaryllidaceae. Tanaman ini memiliki bunga yang besar dan menarik di atas batang tidak berdaun yang tumbuh dari umbi. Tanaman ini banyak ditemukan di tepi sungai dan danau di daerah-daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Afrika Selatan. Disebut juga bunga lili rawa, tumbuhan ini dikembangbiakkan sebagai tanaman hias.

Daun tumbuhan ini tumbuh dari bagian bawah dan berwarna hijau muda hingga hijau. Warna bunga yang paling sering ditemukan adalah putih dan merah jambu. Crinum flaccidum juga memiliki bunga yang berwarna kuning. Saat ini dengan hibridisasi, banyak dihasilkan hibrida Crinum yang memiliki bunga dengan warna dan corak yang bervariasi.

Tanaman ini mengandung juga alkaloida Lycorin, yang beracun.

Taksonomi

Per Juli 2014, World Checklist of Selected Plant Families mendata 105 spesies yang tergolong sebagai Crinum.[1] Beberapa spesies yang masuk adalah:

Galeri

  • Crinum ornatum
    Crinum ornatum
  • Crinum moorei
    Crinum moorei
  • Crinum augustum (bakung laut)
    Crinum augustum (bakung laut)

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan