Sabtu, 10 Oktober 2026
03:32 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Cintailah Cinta

Cintailah Cinta

Bagikan:
Cintailah Cinta
250px-Dewa_-_Cintailah_Cinta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studio karya Dewa
Dirilis5 April 2002
Direkam5 September 2001 - 5 Maret 2002
Genre
Durasi45:22
LabelAquarius Musikindo
ProduserAhmad Dhani
Kronologi Dewa
Bintang Lima
(2000)Bintang Lima2000
Cintailah Cinta
(2002)
Atas Nama Cinta I & II
(2004)Atas Nama Cinta I & II2004
Singel dalam album Cintailah Cinta
  1. "Arjuna"
  2. "Pupus"
  3. "Kosong"
  4. "Mistikus Cinta"
  5. "Angin"
  6. "Bukan Rahasia"
  7. "Air Mata"

Cintailah Cinta adalah album keenam karya grup band Indonesia Dewa. Album ini dirilis pada tahun 2002 di bawah label Aquarius Musikindo.[1] Album ini merupakan album kembalinya sekaligus album terakhir Erwin Prasetya sebagai pemetik bas Dewa. Album keenam ini kembali mengulangi kesuksesan album kelima Dewa yaitu "Bintang Lima" (2000) dengan angka penjualan mencapai lebih dari 2 juta kopi. Album keenam ini melahirkan beberapa hit seperti "Arjuna", "Pupus", "Kosong", "Mistikus Cinta", "Angin", "Bukan Rahasia", dan "Air Mata".

Latar Belakang

Setelah sukses satu album pertama "Bintang Lima" (2000), Dewa semakin percaya diri untuk merilis album kedua berikutnya yang berjudul "Cintailah Cinta". Dengan materi album yang begitu kuat dan banyaknya lagu yang berpotensi menjadi hits album kedua ini akan dengan mudah memikat hati para pecinta musik Indonesia. Sang maestro Ahmad Dhani pun mematok angka 3 juta keping sebagai target. Sayangnya, meskipun album kedua ini sangat populer dan melahirkan banyak hits, ternyata penjualan kasetnya hanya mencapai angka sedikit di atas 1 juta keping. Bagaimanapun, ini tetaplah album yang luar biasa. Mengingat tidak banyak band di Indonesia yang album keduanya terjual 3 Juta kopi.

Sesuai dengan judul album keduanya "Cintailah Cinta", lagu-lagu di album kedua ini memang bertaburan kata-kata cinta. Cobalah simak lagu "Pupus", "Kasidah Cinta", "Kosong", "Mistikus Cinta", "Bukan Rahasia" dan "Air Mata" yang tampil dengan nuansa klasik ala The Beatles yang menghanyutkan. Ketukan drum di lagu "Angin" terpengaruhi oleh dua lagu The Rolling Stones dari lagu "I Can't Get No Satisfaction" dan The Beatles dari lagu "She Loves You". Bagian lagu "Kosong" di ambil dari Queen berjudul "Jealousy".

Yang menjadi lagu jagoan di album kedua ini adalah lagu "Arjuna Mencari Cinta" yang kemudian berubah menjadi "Arjuna" saja setelah dituntut Yudhistira ANM Massardi, seorang penulis novel. Video klip lagu "Arjuna" awalnya akan disutradarai oleh Dimas Djayadiningrat, tetapi kemudian Dimas berubah pikiran sehingga Dhani menyutradarai sendiri video klip lagu ini.

Dengan album kedua ini, Dewa makin memantapkan posisinya sebagai band papan atas yang tak tergoyahkan oleh gempuran band-band baru. Terbukti, mereka terpilih sebagai grup pop terbaik. Bahkan meskipun lagu Arjuna penuh kontroversi, lagu ini berhasil terpilih sebagai lagu alternatif terbaik di ajang musik tahunan AMI Awards 2002.

Lagu "Arjuna" pernah dipakai menjadi soundtrack sinetron "Opera Jakarta" (SCTV, 2002), "Pangeran" (SCTV, 2015) dan Rahasia dan Cinta (RCTI, 2023). Lagu "Angin" juga digunakan sebagai soundtrack Sinetron "Gerhana" (RCTI, 2002), soundtrack Sinetron "Gerhana Bulan Merah" (SCTV, 2016). Selain kedua lagu tersebut, untuk lagu "Cintailah Cinta" juga digunakan sebagai soundtrack sinetron "7 Tanda Cinta" (SCTV, 2002)

Pada tahun 2021, Dewa 19 mengaransemen ulang lagu "Arjuna" bersama penyanyi Marcello Tahitoe. Sebelumnya, Dewa 19 juga mengaransemen ulang lagu "Pupus" bersama penyanyi Virzha.

Daftar Lagu

Personel

Dewa

Musisi Pendukung

Penghargaan

Tahun Ajang Penghargaan Penghargaan
2002 AMI Awards Duo/Grup Pop Terbaik
2002 AMI Awards Lagu Terbaik - "Arjuna"
2002 AMI Awards Cover Album Terbaik
2003 SCTV Awards Band Paling Ngetop

Lihat Pula

Album studio
Album kompilasi
Album live
Video musik dan singel
19
Format Masa Depan
  • "Aku Milikmu"
Terbaik Terbaik
  • "Cukup Siti Nurbaya"
  • "Satu Hati (Kita Semestinya)"
  • "Cinta 'Kan Membawamu Kembali"
Pandawa Lima
  • "Kirana"
  • "Aku Disini Untukmu"
  • "Satu Sisi"
  • "Kamulah Satu-Satunya"
The Best Of
  • "Elang"
  • "Persembahan Dari Surga"
Bintang Lima
Cintailah Cinta
  • "Arjuna"
  • "Kosong"
  • "Mistikus Cinta"
  • "Angin"
  • "Pupus"
  • "Bukan Rahasia"
  • "Air Mata"
Laskar Cinta
  • "Pangeran Cinta"
  • "Atas Nama Cinta"
  • "Satu"
  • "Cinta Gila"
  • "Hidup Ini Indah"
  • "Hadapi Dengan Senyuman"
Republik Cinta
  • "Laskar Cinta"
  • "Selimut Hati"
  • "Sedang Ingin Bercinta"
  • "Larut"
Kerajaan Cinta
  • "Dewi"
  • "Mati Aku Mati"
Singel non-album
  • "Perempuan Paling Cantik Di Negeriku Indonesia"
  • "Bukan Cinta Manusia Biasa"
  • "Tangis Terakhir (ft. Ari Lasso)"
  • "Laki Laki Bukan Pengecut"
  • "Tak Ada yang Sebanding Denganmu"
  • "Stone Cold Crazy" (cover dari lagu grup musik Queen)
Terkait
Artikel
Manajemen
Label
Album
  1. ↑ Redaksi (2025-10-25). "Dewa yang Tak "19"". PopNews. Diakses tanggal 2026-01-16.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan