Jumat, 25 September 2026
03:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Cilukba

Cilukba

Permainan yang dimainkan terutama dengan bayi

250px-Kou-Kou_by_Georgios_Iakovidis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua anak bermain cilukba (lukisan 1895 karya Georgios Jakobides ).

Cilukba (dalam bahasa Inggris disebut Peekaboo) adalah bentuk permainan yang terutama dimainkan bersama bayi. Dalam permainan ini, satu pemain menyembunyikan wajah mereka, bisa dengan menutupnya dengan tangan atau sembunyi dibalik benda tertentu. Kemudian secara tiba-tiba sang pemain muncul kembali ke pandangan yang lain, lalu mengatakan Cilukba!.

Cilukba menggunakan struktur dasar dari semua lelucon yang baik — kejutan yang seimbang dengan ekspektasi.[1]

Cilukba dipandang oleh psikolog menunjukkan ketidakmampuan bayi untuk memahami ketetapan objek.[2] Kemampuan memahami ketetapan objek adalah tahap penting dari perkembangan kognitif pada bayi. Pada tahap sensorimotor awal, bayi benar-benar tidak dapat memahami ketetapan objek. Psikolog Jean Piaget melakukan eksperimen dengan bayi yang membuatnya menyimpulkan bahwa kesadaran ini biasanya dicapai pada usia delapan hingga sembilan bulan. Bayi sebelum usia ini terlalu muda untuk memahami ketetapan objek. Kurangnya objek permanen dapat menyebabkan kesalahan A-bukan-B, di mana anak-anak berusaha meraih sesuatu bukan ditempatnya berada.

Referensi

  1. ↑ Stafford, Tom (April 18, 2014). "Why All Babies Love Peekaboo". BBC.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mayers, David (2011). Exploring Psychology. New York, NY: Worth. ISBN 978-1-4292-1635-7.

Bacaan lebih lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan