Rabu, 21 Oktober 2026
20:02 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Chromalveolata

Chromalveolata

Bagikan:
Chromalveolata
250px-Chromista_collage_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Searah jarum jam dari kiri atas: haptophyta (coccolithophore: Gephyrocapsa huxleyi), beberapa diatom, jamur air, cryptomonad, dan Macrocystis, sejenis phaeophyta
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
(usang)
Domain: Eukaryota
Klad: Diaphoretickes
(tanpa takson): Chromalveolata
Adl et al. 2005
Subgrup
Artikel takson sembarang

Chromalveolata adalah supergrup eukariota yang diusulkan pada tahun 2005 dan dijadikan sebagai salah satu dari enam kelompok utama eukariota.[1] Usulan ini merupakan penyempurnaan dari kerajaan Chromista, yang diusulkan oleh Thomas Cavalier-Smith pada tahun 1981. Chromalveolata diusulkan untuk mewakili organisme yang diturunkan dari endosimbiosis sekunder tunggal yang melibatkan alga merah dan bikonta.[2] Plastida pada organisme ini mengandung klorofil c.

Namun, karakter monofili Chromalveolata telah ditolak. Dua penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 menguraikan pohon filogenetika yang menggambarkan bahwa Chromalveolata terpecah,[3][4] dan penelitian terbaru terus mendukung pandangan ini.[5][6]

Referensi

  1. ↑ Adl, Sina M.; Simpson, Alastair G. B.; Farmer, Mark A.; Andersen, Robert A.; Anderson, O. Roger; Barta, John R.; Bowser, Samuel S.; Brugerolle, Guy; Fensome, Robert A. (2005-10). "The New Higher Level Classification of Eukaryotes with Emphasis on the Taxonomy of Protists". The Journal of Eukaryotic Microbiology (dalam bahasa Inggris). 52 (5): 399–451. doi:10.1111/j.1550-7408.2005.00053.x. ISSN 1066-5234.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ Keeling, Patrick J. (2009-01). "Chromalveolates and the Evolution of Plastids by Secondary Endosymbiosis". Journal of Eukaryotic Microbiology (dalam bahasa Inggris). 56 (1): 1–8. doi:10.1111/j.1550-7408.2008.00371.x.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. ↑ Burki, Fabien; Shalchian-Tabrizi, Kamran; Pawlowski, Jan (2008-08-23). "Phylogenomics reveals a new 'megagroup' including most photosynthetic eukaryotes". Biology Letters (dalam bahasa Inggris). 4 (4): 366–369. doi:10.1098/rsbl.2008.0224. ISSN 1744-9561. PMC 2610160. PMID 18522922.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  4. ↑ Kim, Eunsoo; Graham, Linda E. (2008-07-09). Redfield, Rosemary Jeanne (ed.). "EEF2 Analysis Challenges the Monophyly of Archaeplastida and Chromalveolata". PLoS ONE (dalam bahasa Inggris). 3 (7): e2621. doi:10.1371/journal.pone.0002621. ISSN 1932-6203. PMC 2440802. PMID 18612431.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  5. ↑ Burki, Fabien; Okamoto, Noriko; Pombert, Jean-François; Keeling, Patrick J. (2012-06-07). "The evolutionary history of haptophytes and cryptophytes: phylogenomic evidence for separate origins". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences (dalam bahasa Inggris). 279 (1736): 2246–2254. doi:10.1098/rspb.2011.2301. ISSN 0962-8452. PMC 3321700. PMID 22298847.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  6. ↑ Burki, Fabien; Kaplan, Maia; Tikhonenkov, Denis V.; Zlatogursky, Vasily; Minh, Bui Quang; Radaykina, Liudmila V.; Smirnov, Alexey; Mylnikov, Alexander P.; Keeling, Patrick J. (2016-01-27). "Untangling the early diversification of eukaryotes: a phylogenomic study of the evolutionary origins of Centrohelida, Haptophyta and Cryptista". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences (dalam bahasa Inggris). 283 (1823): 20152802. doi:10.1098/rspb.2015.2802. ISSN 0962-8452. PMC 4795036. PMID 26817772.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)

Bacaan lanjutan

  • Patron, N. J., Rogers, M. B. and Keeling, P. J. 2004. Gene replacement of fructose-1,6-bisphophate aldolase supports the hypothesis of a single photosynthetic ancestor of chromalveolates. Eukaryot. Cell. 3, 1169-1174.
  • Harper, J. T. & Keeling, P. J. 2003. Nucleus-encoded, plastid-targeted glyceraldehyde-3-phosphate dehydrogenase (GAPDH) indicates a single origin for chromalveolate plastids. Mol. Biol. Evol. 20, 1730-1735.
  • Archibald, J. M. & Keeling, P. J. 2002. Recycled plastids: a "green movement" in eukaryotic evolution. Trends Genet., 18, 577-584.
  • Fast, N. M., Kissinger, J. C., Roos, D. S., & Keeling, P. J. 2001. Nuclear-encoded, plastid-targeted genes suggest a single common origin for apicomplexan and dinoflagellate plastids. Mol. Biol. Evol., 18, 418-426.
  • Cavalier-Smith, T. 1999. Principles of protein and lipid targeting in secondary symbiogenesis: Euglenoid, dinoflagellate, and sporozoan plastid origins and the eukaryote family tree. J. Eukaryot. Microbiol. 46:347–66.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan