Rabu, 28 Oktober 2026
10:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026
Choloepus hoffmanni

Choloepus hoffmanni

Bagikan:
Tauta jari dua hoffmann[1]
250px-2_toed_sloth.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Pilosa
Genus: Choloepus
Spesies:
C. hoffmanni
Nama binomial
Choloepus hoffmanni
Peters, 1858
250px-Hoffmann%27s_Two-toed_Sloth_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies

Choloepus hoffmanni adalah sebuah spesies tauta yang berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Spesies ini merupakan hewan arboreal nokturnal yang soliter, ditemukan di hutan hujan dewasa dan sekunder, beserta di hutan peluruh. Nama umum dari spesies ini memperingati naturalis Jerman Karl Hoffmann.

Referensi

  1. ↑ Gardner, A. L. (2005). "Order Pilosa". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 101. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  2. ↑ Plese, T.; Chiarello, A. (2014). "Choloepus hoffmanni". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2014 e.T4778A47439751. doi:10.2305/IUCN.UK.2014-1.RLTS.T4778A47439751.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan