Senin, 02 November 2026
02:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

ChiNext

Bagikan:

ChiNext adalah bursa efek yang merupakan anak perusahaan dari Bursa Efek Shenzhen. Bursa ChiNext menggunakan gaya NASDAQ dalam aktivitasnya.[1] Kegiatan perdagangan di ChiNext pertama kali pada 30 Oktober 2009.[2]

Pada awal pembentukannya, Bursa Efek ChiNext berusaha untuk menarik perusahaan berteknologi tinggi yang inovatif dan berkembang pesat agar tercatat di bursa.[3] Untuk mendukung hal itu, maka standar pencatatannya dibuat tidak seketat di Bursa Efek Shenzhen.

Sejarah

Pendirian ChiNext diajukan pada Agustus 1999 pada saat saham internet sangat populer di Amerika Serikat. Pada awalnya bursa saham ini ditujukan untuk perusahaan berteknologi tinggi di Tiongkok.[4] Namun, karena pecahnya gelembung dot-com pada tahun 2000 yang menyebabkan hilangnya kepercayaan terhadap saham internet dan teknologi membuat rencana ini ditunda hingga 23 Oktober 2009.

Tanggal 30 Oktober 2009, ada 28 perusahaan yang tercatat sebagai gelombang pertama di ChiNext dengan Total Market Cap sekitar 11 miliar RMB dan Total Negotiable Cap. senilai 7,8 miliar RMB. Namun, karena harga mereka melejit hingga menyentuh batas atas maka perdagangan gelombang pertama ini harus dihentikan sementara.

Gelombang kedua dimulai pada tanggal 25 Desember 2009 dengan memperdagangkan delapan perusahaan. Selanjutnya hingga akhir tahun 2009 tercatat ada 36 perusahaan yang terdaftar di ChiNext.

Perkembangan selanjutnya sangat melejit, pada tahun 2010 ada 117 perusahaan baru yang tercatat, meningkatkan jumlah total perusahaan yang terdaftar menjadi 153. Selanjutnya pada tahun 2011 menyusul 128 perusahaan lain dan pada tahun 2012 menyusul 74 perusahaan lainnya. Hingga akhir tahun 2012, ada 355 perusahaan yang terdaftar di ChiNext.

Pada tahun 2013, pasar IPO di Tiongkok ditutup sehingga tidak ada perusahaan baru yang tercatat di ChiNext pada periode itu.[5] Berdasarkan keputusan Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok (CSRC) yang membuka kembali pasar IPO pada bulan Januari 2014, 24 perusahaan baru mencatatkan dirinya ke bursa ChiNext. Pada Mei 2014, CSRC melonggarkan aturan persyaratan profitabilitas bagi perusahaan yang ingin mencatatkan sahamnya di ChiNext.

Pdaa semester pertama tahun 2014, tercatat 95 miliar RMB untuk total nilai kapitalisasi pasar semua perusahaan yang tercatat. Sedangkan untuk nilai kapitalisasi yang dapat dinegosiasikan tercatat sekitar 59 miliar RMB.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Gucbilmez, Ufuk (2014-03-13). "China's Nasdaq fails to get off the ground as venture capitalists look to the US". The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-13.
  2. ↑ Hong, Shen (2009-11-02). "China's Self-Styled Nasdaq Shines in Debut - WSJ". Wall Street Journal (dalam bahasa American English). ISSN 0099-9660. Diakses tanggal 2025-11-13.
  3. ↑ www.szse.cn. "http://www.szse.cn/main/en/ListingatSZSE/ListingQA/". www.szse.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 2025-11-13.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |title=
  4. ↑ "China launches Nasdaq-style market to spur small businesses_English_Xinhua". news.xinhuanet.com. Diakses tanggal 2025-11-13.
  5. ↑ "China eases ChiNext Board IPO restrictions - Business - Chinadaily.com.cn". www.chinadaily.com.cn. Diakses tanggal 2025-11-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan