Minggu, 11 Oktober 2026
22:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Chakhchoukha

Chakhchoukha

Bagikan:
250px-Chakhchoukhah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chakhchoukha ayam

Chakhchoukha atau chekhechoukha (bahasa Arab:شخشوخة) adalah hidangan tradisional Aljazair yang dibuat dari potongan atau gulungan adonan semolina matang yang disajikan dengan saus berbasis tomat. Hidangan ini terdiri atas potongan kecil rougag (roti pipih tipis berbentuk bundar) yang dicampur dengan marqa, yaitu semur tomat yang kaya bumbu.[1] Proses pembuatannya biasanya dimulai dengan merebus adonan semolina dalam air asin hingga matang, kemudian digulung menjadi bola-bola kecil atau disobek menjadi potongan seukuran gigitan sebelum dicampur dengan sausnya.

Saus berbasis tomat untuk chakhchoukha biasanya dibuat dari campuran bawang, bawang putih, tomat, serta berbagai rempah seperti jinten, paprika, dan harissa. Setelah saus matang, adonan semolina ditambahkan ke dalamnya dan dimasak perlahan hingga menyerap cita rasa saus serta menjadi sedikit lembut.[2]

Chakhchoukha sering disajikan bersama daging, seperti domba atau sapi, yang dimasak secara terpisah sebelum dicampurkan ke dalam hidangan bersama kacang arab atau sayuran lain seperti wortel dan lobak.[3] Hidangan ini umumnya diberi hiasan berupa daun peterseli atau ketumbar segar dan disajikan bersama roti sebagai pelengkap.

Variasi

Chakhchoukha dfer dan chakhchoukha biskria merupakan dua jenis chakhchoukha yang populer dalam kuliner Aljazair, terutama di wilayah timur negara tersebut.[4] Chakhchoukha dfer dibuat menggunakan potongan roti panggang yang dihancurkan, bukan dari adonan semolina. Roti tersebut kemudian direndam dalam saus berbasis tomat yang dibumbui dengan rempah-rempah, mentega, dan herba aromatik. Hidangan ini sering disajikan dengan daging, seperti domba atau sapi, serta kadang ditambahkan sayuran seperti kacang arab dan wortel. Jenis chakhchoukha ini merupakan hidangan khas dari wilayah Constantine.[5]

Sementara itu, chakhchoukha biskria biasanya dibuat dengan cara menyobek atau memotong roti pipih bundar tipis menjadi potongan kecil, kemudian disajikan bersama saus daging yang harum dan dimasak dengan kacang arab serta sayuran. Daging domba merupakan bahan utama yang paling umum digunakan, meskipun daging sapi atau ayam juga dapat dijadikan alternatif. Hidangan ini dikenal sebagai chakhchoukha khas wilayah Biskra.[6][7]

Referensi

  1. ↑ "Chakhchoukha de Biskra". vitaminedz.com (dalam bahasa Prancis). Diarsipkan dari asli tanggal 2015-05-18. Diakses tanggal 2018-02-05.
  2. ↑ Bouksani, Louisa (1989). Gastronomie Algérienne. Alger, Ed. Jefal. p. 192.
  3. ↑ Boumedine, Rachid Sidi (2022-12-01). "Cuisines traditionnelles d'Algérie: l'art d'accommoder l'histoire et la géographie". Anthropology of the Middle East (dalam bahasa Inggris). 17 (2): 48–63. doi:10.3167/ame.2022.170204. ISSN 1746-0719. S2CID 252963908.
  4. ↑ eBizguides (Firm) (2004). Algérie (dalam bahasa Prancis). MTH Multimedia S.L. hlm. 224. ISBN 978-84-609-0600-1.
  5. ↑ Bouayed, Fatima-Zohra (1983). La cuisine algérienne (dalam bahasa Prancis). Messidor/Temps actuels. hlm. 217. ISBN 978-2-201-01648-6.
  6. ↑ Bouayed, Fatima-Zohra (1983). La cuisine algérienne (dalam bahasa Prancis). Messidor/Temps actuels. hlm. 218. ISBN 978-2-201-01648-6.
  7. ↑ "Algerian Thin Flatbread Pieces with Meat Sauce - Chakhchoukha". My Excellent Degustations (dalam bahasa American English). 2020-11-23. Diakses tanggal 2023-02-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan