Sabtu, 26 September 2026
22:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Cerek pesisir

Cerek pesisir

Spesies Cerek

Cerek pesisir
250px-NZ_Shore_plover_male.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Charadriiformes
Famili: Charadriidae
Genus: Charadrius
Spesies:
C. novaeseelandiae
Nama binomial
Charadrius novaeseelandiae
Sinonim[2]
Daftar
  • Charadrius novae Seelandiae "Gmelin, 1789: Syst. Nat., 13th edition 1(2): 684. Based on the 'New Zealand Plover' of Latham 1785, Gen. Synop. Birds 3(1): 206, pl. 83 – Dusky Sound, Fiordland (fide Medway 2008 [2007], Notornis 54: 116)."
  • Charadrius Dudoroa "Wagler, 1827: Syst. Avium, Charad.: sp. 14 – New Zealand."
  • Charadrius Torquatula "J.R. Forster, 1829: in J.G. Wagler, Isis von Oken, Heft 6: col. 652 – Dusky Sound, Fiordland (fide Medway 2008 [2007], Notornis 54: 116)."
  • Hiaticula Novae Seelandiae "(Gmelin); G.R. Gray 1843, in E. Dieffenbach, Travels in N.Z. 2: 195."
  • Thinornis novae seelandiae "(Gmelin); G.R.Gray 1845, in Richardson & J.E. Gray (eds), Zool. Voy. ‘Erebus’ & ‘Terror’, Birds 1(8): 12, pl. 11."
  • Thinornis Rossii "G.R. Gray, 1845: in Richardson & J.E. Gray (eds), Zool. Voy. ‘Erebus’ & ‘Terror’, Birds 1(8): 12, pl. 11 – 'Auckland Island', error (fide C.A. Fleming 1982, George Edward Lodge. The unpublished N.Z. bird paintings: 245)."
  • Charadrius atricinctus "Ellman, 1861: Zoologist 19: 7469 – New Zealand."
  • Thinornis novae zelandiae "(Gmelin); Buller 1865, Essay N.Z. Ornith.: 17. Unjustified emendation."
  • Thinornis novae zealandiae "(Gmelin); Sharpe 1896, Cat. Birds Brit. Mus. 24: 304. Unjustified emendation."
  • Thinornis novaeseelandiae "(Gmelin); Mathews & Iredale 1913, Ibis 1 (10th ser.): 253"
  • Thinornis novae-seelandiae "(Gmelin); Peters 1934, Check-list Birds World 2: 257."
  • Charadrius novaeseelandiae "Gmelin; Holdaway et al. 2001, New Zealand Journ. Zool. 28(2): 133, 178."

Cerek pesisir (Moriori: tchūriwat’, Charadrius novaeseelandiae) adalah sebuah spesies cerek kecil yang endemik ke Selandia Baru. Dulunya ditemukan di seluruh pesisir Selandia Baru, kini sebaran burung ini terbatas di beberapa pulau lepas pantainya. Burung ini merupakan salah satu burung pesisir terlangka di dunia, dengan populasi sekitar 250 ekor.

Cerek pesisir panjangnya sekitar 20 cm, punggungnya cokelat sementara perutnya putih. Wajah mereka berbulu hitam pada jantan, cokelat pada betina.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Thinornis novaeseelandiae". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22693899A93429618. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22693899A93429618.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Checklist Committee, Ornithological Society of New Zealand (2010). Checklist of the Birds of New Zealand, Norfolk and Macquarie Islands, and the Ross Dependency, Antarctica (PDF) (Edisi 4th). Wellington, New Zealand: Te Papa Press in association with the Ornithological Society of New Zealand. ISBN 978-1-877385-59-9. Diakses tanggal 17 Mei 2022 – via New Zealand Birds Online.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan