Senin, 28 September 2026
20:55 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Mangabey kelopak-mata putih

Mangabey kelopak-mata putih

genus mamalia

Mangabey kelopak-mata putih
250px-Cercocebo_Dal_Collare.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mangabey hitam (Cercocebus atys)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Famili: Cercopithecidae
Subfamili: Cercopithecinae
Tribus: Papionini
Genus: Cercocebus
É. Geoffroy, 1812[1]
Spesies tipe
Cercocebus fuliginosus
É. Geoffroy, 1812
(= Simia (Cercopithecus) aethiops torquatus, Kerr, 1792)[1]
Spesies

Lihat teks

Sinonim[1]
  • Aethiops Martin, 1841
  • Leptocebus Trouessart, 1904
Artikel takson sembarang

Mangabey kelopak-mata putih adalah monyet dunia lama Afrika yang termasuk kedalam genus Cercocebus. Mereka dicirikan dengan kelopak mata atas mereka yang tidak berbulu, yang lebih terang warnanya daripada kulit muka mereka, beserta bulu berwarna seragam di tubuhnya.[2] Dua genera mangabey lainnya, Lophocebus dan Rungwecebus, sekarang diyakini ahli berkerabat lebih dekat dengan babun dalam genus Papio, sementara spesies Cercoebus berkerabat lebih dekat dengan mandrill.

Spesies

Genus Cercocebus – Geoffroy, 1812 – tujuh spesies
Nama umum Nama ilmiah dan subspesies Sebaran Ukuran dan ekologi Status IUCN dan estimasi jumlah populasi
Mangabey lincah

Drawing of brown monkey

C. agilis
A. Milne-Edwards, 1886
Afrika Tengah
Map of range
Ukuran: 44–65 cm (17–26 in), dengan ekor sepanjang 45–79 cm (18–31 in)[3]

Habitat: Hutan[4]

Makanan: Fruit, seeds and shoots, as well as small vertebrates[4]
 LC 


Tidak diketahui Population declining[4]

Mangabey berkerah

Gray monkey

C. torquatus
(Kerr, 1792)
Afrika Barat
Map of range
Ukuran: 45–67 cm (18–26 in), dengan ekor sepanjang 60–75 cm (24–30 in)[5]

Habitat: Hutan[6]

Makanan: Buah dan kacang, serta batang dan akar[5]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[6]

Mangabey perut-emas

Brown monkey and baby

C. chrysogaster
Lydekker, 1900
Afrika Tengah
Map of range
Ukuran: 40–80 cm (16–31 in), dengan ekor sepanjang 45–100 cm (18–39 in)[7]

Habitat: Hutan[8]

Makanan: Invertebrata, buah, biji, dan nektar[7]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[8]

Mangabey sanje

Gray monkey

C. sanjei
Mittermeier, 1986
Afrika Tengah dan Timur
Map of range
Ukuran: 50–65 cm (20–26 in), dengan ekor sepanjang 55–65 cm (22–26 in)[9]

Habitat: Hutan[10]

Makanan: Buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta jamur, invertebrata, dan tanaman[10]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[10]

Mangabey hitam

Gray monkey

C. atys
(Audebert, 1797)
Afrika Barat Ukuran: 40–68 cm (16–27 in), dengan ekor sepanjang 40–80 cm (16–31 in)[11]

Habitat: Hutan dan sabana[12]

Makanan: Buah-buahan dan kacang-kacangan, serta tanaman rawa, rumput, biji-bijian, jamur, dan invertebrata[11]
 VU 


Tidak diketahui Population declining[12]

Mangabey sungai tana

Gray monkey

C. galeritus
Peters, 1879
Afrika Timur
Map of range
Ukuran: 44–63 cm (17–25 in), dengan ekor sepanjang 50–68 cm (20–27 in)[13]

Habitat: Hutan, sesemakan dan lahan basah[14]

Makanan: Buah dan biji, serta batang, daun, serangga, dan jamur[13]
 CR 


100–1,000 Population declining[14]

Mangabey tengkuk-putih

Brown and white monkey and baby

C. lunulatus
(Temminck, 1853)
Afrika Barat
Map of range
Ukuran: 52–73 cm (20–29 in), dengan ekor sepanjang 68–74 cm (27–29 in)[5]

Habitat: Hutan and inland wetlands[15]

Makanan: Buah, daun, biji, kuncup, dan rumput[16]
 EN 


Tidak diketahui Population declining[15]

Referensi

  1. 1 2 3 Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 153–154. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. ↑ 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Mangabey" . Encyclopædia Britannica. Vol. 17 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 568.
  3. ↑
  4. 1 2 3
  5. 1 2 3
  6. 1 2
  7. 1 2
  8. 1 2
  9. ↑
  10. 1 2 3
  11. 1 2
  12. 1 2
  13. 1 2
  14. 1 2
  15. 1 2
  16. ↑
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan