Minggu, 18 Oktober 2026
11:21 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Centropodia glauca

Centropodia glauca

Bagikan:
Centropodia glauca
250px-Ghagras_saad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polong biji
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Centropodia
Spesies:
C. glauca
Nama binomial
Centropodia glauca
(Nees) Cope (1983)
Sinonim[1]
  • Asthenatherum glaucum (Nees) Nevski (1934)
  • Asthenatherum glaucum var. lasiophyllum (Pilg.) Conert (1962)
  • Danthonia glauca Nees (1841)
  • Danthonia glauca var. lasiophylla Pilg. (1912)
  • Danthonia suffrutescens Stapf (1899)

Centropodia glauca, juga dikenal sebagai ghagras atau ikagras[2][3] adalah spesies rumput yang berasal dari Botswana, Namibia, Afrika Selatan (Provinsi Cape dan Provinsi Utara), serta Kenya.[1] Keberadaan rumput ini merupakan bukti dari sandveld yang terjaga dengan baik. Rumput ini sangat kuat dan dapat tumbuh subur di veld yang kering. Ini adalah rumput tahunan yang biasanya tumbuh antara 200–850 mm namun dapat tumbuh hingga setinggi 1 m. Periode pembungaannya adalah antara bulan September dan Mei.[4] Karena ghagras memiliki sedikit daun dan batangnya hampir selalu berwarna hijau, rumput ini tahan terhadap api.[5]

Tumbuhan ini tumbuh terutama di tanah berpasir yang dalam, khususnya di duneveld; juga tumbuh di tanah berkerikil.[6] Rumput ini dimakan oleh hewan buruan, terutama oryx.

Tumbuhan ini pertama kali dideskripsikan oleh Christian Gottfried Daniel Nees von Esenbeck, dan diberi nama saat ini oleh Thomas Arthur Cope.[7]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Centropodia glauca.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Centropodia glauca.
  1. 1 2 Centropodia glauca (Nees) Cope. Plants of the World Online. Diakses tanggal 1 Oktober 2023.
  2. ↑ "Threatened Species Programme | SANBI Red List of South African Plants". redlist.sanbi.org.
  3. ↑ "Centropodia glauca (KNDGL)[Overview]| EPPO Global Database". gd.eppo.int.
  4. ↑ "Savanna". Spesie portefeulje vir Suid Afrika biome.
  5. ↑ van der Walt, Pieter; le Riche, Elias (1999). Die Kalahari en sy plante. Pretoria: Pretoria. hlm. 90–91. ISBN 0-620-23415-6.
  6. ↑ van Oudtshoorn, Frits (1992). Guide to Grasses of Southern Africa. Pretoria: Briza publications. hlm. 100. ISBN 978-1-920217-35-8.
  7. ↑ Cope, 1983 In: Kew Bull. 37: 658


Ikon rintisan

Artikel bertopik Chloridoideae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan