Jumat, 16 Oktober 2026
07:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Johannes Gijsbertus de Casparis

dosen

Bagikan:
Infobox orangJohannes Gijsbertus de Casparis
Biografi
Kelahiran31 Mei 1916 Suntingan nilai di Wikidata
Kematian19 Juni 2002 Suntingan nilai di Wikidata (86 tahun)
Wassenaar Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Leiden Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
PekerjaanIndologist (en) Terjemahkan,orientalis,dosen Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas Leiden, profesor biasa. Fakultas Sastra Universitas Leiden (1978–1986)
Universitas Leiden Suntingan nilai di Wikidata

Johannes Gijsbertus (Hans) de Casparis (31 Mei 1916 – 19 Juni 2002) adalah seorang filolog dari Belanda.[1] Selain memiliki banyak karya ilmiah dan prestasi akademik, dia berjasa mengubah sikap pemerintah Indonesia yang dahulunya menganggap remeh bidang arkeologi untuk dijadikan bahan pengajaran tentang sejarah awal dan arkeologi di Indonesia.

Pendidikan

Pada tahun 1958, Johannes Gijsbertus de Casparis dikukuhkan di Kota Surabaya sebagai guru besar di Universitas Airlangga.[2]

Pekerjaan

Johannes Gijsbertus de Casparis merupakan salah satu ahli kodifikasi. Pada tahun 1956, ia berhasil menyusun buku berisi cara kodifikasi prasasti. Buku ini berjudul Selected Inscriptions from 7th to the 9th Century.[3]

Pemikiran

Usia prasasti sebagai penanda keberadaan suatu kerajaan

Johannes Gijsbertus de Casparis telah menjadi salah satu pelopor penentuan keberadaan suatu kerajaan melalui penentuan usia prasasti. Pemikiran ini diterapkan salah satunya pada Kerajaan Majapahit.[4] Ia membuat perkiraan bahwa Samaratungga adalah raja yang memulai pembangunan Candi Borobudur. Ia memperkirakan pembangunannya dimulai pada tahun 824 M dalam masa kekuasaan Wangsa Syailendra. Selain itu, ia menyimpulkan bahwa nama lengkap dari Candi Borobudur ialah Bhumisambharabuddhara yang berarti Gunung Himpunan Kebajikan Sepuluh Tingkatan Bodhisatwa.[5]

Hasil karya

  • L'Importance de la disyllabie en Javanais, (1947)
  • Prasasti I: Inscripties uit de Çailendra-tijd, (1950)
  • Twintig jaar studie van de oudere geschiedenis van Indonesia (1931-1951), (1954)
  • Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A.D., (1956)
  • Short inscriptions from Tjaṇḍi Plaosan-lor, (1958)
  • Historical writing on Indonesia, (1961)
  • Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. A, Part 1500, (1975)
  • Peranan Adityawarman Putera Melayu di Asia Tenggara, (1989)
  • An ancient garden in West Sumatra, (1990)

Rujukan

  1. ↑ Gomperts, A.; Klokke, M.J. (2003). "In memoriam J.G. de Casparis 31 May 1916 - 19 June 2002". Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde. 159 (4): 471–487.
  2. ↑ Rofiq, Ahmad Choirul (2020). Historiografi Lokal: Babad Ponorogo dan Kepahlawanan Masyarakat Ponorogo (PDF). Sleman: Bintang Pustaka Madani. hlm. 30. ISBN 978-623-6786-49-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Maftukhin, Firdaus. A., dan Khamami, R. (2017). Melacak Jejak Spiritualitas Bhinneka Tunggal Ika dan Visi Penyatuan Nusantara (PDF). Tulungagung: IAIN Tulungagung Press. hlm. 10. ISBN 978-602-61824-1-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Margana, Sri (2021). "Sandhyakala ning Majapahit Menurut Babad Jawa dan Historiografi Kolonial". Dalam Koesbardiati, T., Murti, D. B., dan Bestiana, D. (ed.). Sandhyakala ning Majapahit: Pembelajaran dari Pasang Surut Kerajaan Majapahit (PDF). Surabaya: CV. Putra Media Nusantara. hlm. 197. ISBN 978-623-6611-35-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Kartapranata, Gunawan (2014). "Upacara Waisak di Candi Borobudur". Indonesia dalam Infografik. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 31. ISBN 978-979-709841-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan