Sabtu, 26 September 2026
23:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Cao

nama asli 曹

Cáo merupakan romanisasi pinyin dari marga Tionghoa 曹 (Cáo). Nama Cao tercantum di urutan ke-26 dalam puisi Seratus Nama Keluarga era Song. Cao diromanisasi sebagai "Tsao" dalam aksara Wade-Giles (Ts'ao), yang banyak digunakan di Taiwan, meskipun tanda apostrof sering dihilangkan dalam praktiknya. Dalam bahasa Kanton, Cao diromanisasi sebagai "Cho", "Tso", dan "Chaw"; dalam bahasa Hokkien sebagai "Chou", "Chô", dan "Chow"; dan dalam bahasa Teochew sebagai "Chau", "Chow". Dalam bahasa Shanghai, Cao diromanisasi sebagai "Zau" atau "Dzau". Bahasa Korea mengeja marga ini sebagai "Cho".

Persebaran

Di Tiongkok daratan, Cao merupakan marga ke-30 terbanyak sejak 2019.[1] Sementara di Taiwan, marga Cao menduduki peringkat ke-58. Di Amerika Serikat, marga Cao yang diromanisasi merupakan marga yang cukup umum, menduduki peringkat ke-7.425 pada sensus tahun 1990 tetapi peringkat ke-2.986 pada sensus tahun 2000.[2] Ini adalah salah satu dari sedikit nama keluarga Tionghoa yang transkripsi pinyin-nya sudah lebih umum daripada varian lainnya. Transkripsi Wade, Tsao, hanya berada di peringkat ke-16.306 selama sensus tahun 1990 dan ke-12.580 selama sensus tahun 2000. Transkripsi Kanton justru semakin jarang digunakan, turun dari peringkat ke-7.638 menjadi ke-9.925.[2] Namun, hanya versi Korea dari marga ini yang lebih umum dibandingkan pinyin aslinya. Marga Cho merupakan variasi Korea dari marga Cao dan jumlah orang yang bermarga Cho mencakupi 2% populasi warga Korea Selatan.

Daftar tokoh dengan marga tersebut

Tokoh bersejarah

Tokoh moderen

Referensi

  1. ↑ "新京报 - 好新闻,无止境".
  2. 1 2 US Census Bureau. Op. cit. Public Broadcasting Service. "How Popular Is Your Last Name? Diarsipkan 2015-11-27 di Wayback Machine." Accessed 6 Apr 2012.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan