Senin, 21 September 2026
23:52 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Camelops

Camelops

genus mamalia

Camelops
Rentang waktu: Pliosen Tengah - Pleistosen Akhir, 3.2–0.013 jtyl
250px-Camelops_hesternus_Page.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka Camelops hesternus yang terpajang di Museum George C. Page, Los Angeles
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Camelidae
Subfamili: Camelinae
Tribus: Camelini
Genus: Camelops
Leidy, 1854
Spesies
Artikel takson sembarang

Camelops adalah sebuah genus unta punah yang hidup di Amerika Utara dan Tengah dari kala Pliosen tengah (sekitar 4 sampai 3.2 juta tahun lalu) hingga akhir Pleistosen (sekitar 13-12.000 tahun lalu). Genus ini lebih berkerabat dekat dengan unta modern daripada hewan lamine (llama, alpaka, vikunya dan guanako), menjadikannya sebagai bagian dari unta sejati dalam tribus Camelini. Namanya berasal dari kata bahasa Yunani Kuno κάμηλος (cámēlos, "unta")[1] dan ὄψ (óps, "muka"),[2] i.e. "bermuka unta". Hewan ini hidup di seluruh Amerika Utara, tersebar dari Pesisir Pasifik sampai Dataran Besar, ke selatan hingga Honduras dan ke utara hingga Alaska. Camelops punah pada Peristiwa kepunahan Pleistosen Akhir bersamaan dengan banyak mamalia besar lainnya di seluruh Amerika. Kepunahan ini terjadi setelah datangnya manusia ke Amerika, dan telah ditemukan bukti-bukti yang mengindikasikan bahwa manusia membunuh Camelops, menyarankan bahwa salah satu faktor dari kepunahannya adalah perburuan.

Referensi

  1. κάμηλος. Liddell, Henry George; Scott, Robert; A Greek–English Lexicon at the Perseus Project
  2. ὄψ. Liddell, Henry George; Scott, Robert; A Greek–English Lexicon at the Perseus Project
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan