Selasa, 20 Oktober 2026
03:13 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Cagar Alam Morowali

Cagar Alam Morowali

taman reservasi di Indonesia

Bagikan:
Cagar Alam Morowali
330px-Perkampungan_nelayan_di_Morowali_Utara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkampungan nelayan dengan rumah-rumah panggung di atas air dan perahu nelayan di Morowali Utara
LokasiKabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah
Koordinat1°38′44,52″S 121°20′43,44″E / 1.63333°S 121.33333°E / -1.63333; 121.33333
Luas209.400 ha
PengelolaBalai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah [1]

Cagar Alam Morowali adalah cagar alam yang terletak di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Dalam pembagian administratif, Cagar Alam Morowali masuk dalam wilayah 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Soyo Jaya, Kecamatan Bungku Utara dan Kecamatan Mamosalato. Lahan yang ditempatinya seluas 209.400 ha. Penetapannya sebagai cagar alam berdasarkan urat Keputusan Menteri Kehutanan No. 237/Kpts-II/1999 tanggal 27 April 1999.[2]

Keliling keseluruhan cagar alam ini sepanjang 265,84 km. Sepanjang 36,36 km merupakan batas alam, sedangkan sepanjang 229,48 km merupakan batas buatan. Jumlah pal batas yang dipasang sebanyak 3.197 buah. Dalam sistem koordinat geografi, letaknya di koordinat 1° 20’ - 1° 35’ LS dan 121° 15’ 30” - 121° 38’ 0” BT.

Beberapa jenis flora yang tumbuh di dalamnya ialah bakau, Bruguiera, teruntum, tengar, coropa, paku gajah, pandan, beringin, dan cemara laut. Di dalam alam ini terdapat hutan rawa dan hutan bambu yang ditumbuhi oleh Palqium, sawo mentega, saw kecik, tanjung, Calophyllum, Panirani corymbosa, Haplolobus celebicus, pinang, dan rotan. Beberapa jenis fauna yang hidup di dalamnya ialah babi rusa, anoa, yaki, musang sulawesi, kuskus, rusa, babi hutan, dan tikus. Selain itu terdapat pula jenis burung dan unggas seperti elang laut, itik, pecuk ular, dan cangak merah.[3]

Referensi

  1. ↑ https://ksdae.kehutanan.go.id/balai-ksda-tn/balai-ksda-sulawesi-tengah/. {{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  2. ↑ "Morowali Nature Reserve · Indonesian Forest". Indonesian Forest (dalam bahasa American English). 2017-07-16. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-27. Diakses tanggal 27 Juli 2021.
  3. ↑ Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam (2016). Informasi 521 Kawasan Konservasi Region Kalimantan - Sulawesi (PDF). Bogor: Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. hlm. 136.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan