Jumat, 09 Oktober 2026
12:10 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP

Cagar Alam Kembang

taman reservasi di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Cagar Alam Kembang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(April 2021)
CA Kembang
osm-intl,8,a,a,284x208.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Cagar_Alam_Kembang&revid=23665430&groups=_7d037277067514ae305cc28e4cfba1d94393cddc&parser=parsoid
Peta interaktif CA Kembang
LokasiJepara, Jawa Tengah, Indonesia
Luas1.8 Ha
Didirikan2004
Badan pengelolaBalai KSDA Jawa Tengah

Kawasan tersebut secara geografis terletak antara 6°30’11,01” LS dan 110°47’53,56” BT. Berdasarkan administrasi pemerintahan, Cagar Alam (CA) Kembang termasuk dalam Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara dengan kawasan seluas ± 1,8 Ha. Cagar Alam Kembang merupakan salah satu dari empat Cagar Alam yang terdapat di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Penamaannya diambil dari nama kecamatan Kembang, dimana cagar alam tersebut berada. Cagar Alam Kembang ditunjuk sebagai kawasan konservasi sejak tahun 1961.

Sejarah

CA Kembang pertama kali ditunjuk sebagai kawasan cagar alam berdasarkan Surat Brigade Planologi Kehutanan No.2736/V/6/Pl.K tanggal 3 Agustus 1961 dengan luas 1,8 Ha. Status penunjukan tersebut kemudian diperkuat dengan SK Penunjukan Menteri Kehutanan N o . SK.359/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004.

Tipe Iklim

250px-Pohon-kecapi-pohon-sentul.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pohon Kecapi (Sandoricum koetjape)

Berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Fergusson, wilayah Kabupaten Jepara secara umum dikategorikan dalam tipe iklim D, sedangkan Kecamatan Kembang termasuk tipe iklim C. Rata-rata curah hujan 3.588 mm/tahun dengan suhu udara minimum 20 °C dan maksimum 36 °C.

Flora & Fauna

  • Flora;
250px-Ayam-hutan-hijau-gallus-varius-jantan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ayam Hutan Hijau (Gallus varius)

Kawasan ini ditumbuhi jenis Kedoya (Dysoxylum amooroides), Wuru (Actinodaphne sp.), Jati (Tectona grandis), Juwet (Eugenia cuminii), Trembesi (Samanea saman), Treng gulun (Protium javanicum), Kepuh (Sterculia foetida), dan Kecapi (Sandoricum koetjapi). Sekeliling CA Kembang merupakan hutan produksi Perum Perhutani dengan jenis tanaman Jati.

  • Fauna;

Keragaman fauna yang ada antara lain Ayam Hutan (Gallus sp.), Kutilang jambul (Pycnonotus aurigaster), Trocokan (Pycnonotus goaivier), Elang Bido (Spilornis cheela), Sesap Madu (Meliphagidae), Kepodang (Oriolus chinensis), Emprit (Lonchura sp.), Gemak (Turnix sp.), Bubut (Centropus sp.) dan Jalak Suren (Sturnus contra).

Referensi

  • Situs Balai KSDA Jawa Timur
  • BKSDA Jawa Tengah. 2009. Buku Informasi Kawasan Konservasi. Semarang: Balai Konservasi Sumber Daya Jawa Tengah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan