Kamis, 24 September 2026
11:50 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Cabai setan

Cabai setan

kultivar cabai yang dibudidayakan di India Timur Laut

Ghost pepper
Ghost pepper segar
Tetua persilanganCapsicum chinense × Capsicum frutescens
Tanah asalIndia [1]
Tingkat kepedasan Luar biasa pedas
Skala Scoville1,041,427 SHU
250px-Cabai_setan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah Cabai setan

Cabai setan adalah salah-satu cabai terpedas di dunia. Cabai ini berasal dari timur laut India (Assam, Nagaland dan Manipur) dan Bangladesh.[2] Dalam bahasa Assam dan Bengali, cabai ini disebut bhūt jolokia, artinya "cabai setan", atau nāgā marica (নাগা মরিচ), artinya "cabai naga".

Pada 2006 diumumkan oleh Guinness World Records sebagai cabai terpedas di dunia dengan tingkat kepedasan mencapai 1.001.304 skala Scoville. Hal ini berarti jauh lebih pedas dari cabai rawit. Hanya saja, sejak tahun 2011, posisinya sudah digantikan oleh Trinidad Moruga Scorpion yang berbentuk seperti habanero tetapi lebih pedas lagi dibanding cabai setan.

Efek pada Kesehatan

Bentuk cabai ini keriput dan ukurannya gemuk kecil. Penduduk Assam percaya bahwa banyak makan cabai Bhut Jolokia dapat membantu memerangi penyakit reumatik, kanker, osteoporosis, menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Cabai sendiri mengandung:

  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Kalium
  • Magnesium
  • Besi yang membantu mencegah penggumpalan darah, menghilangkan plak dari arteri, menyembuhkan luka, dan menangkal flu. Di dalam cabai terdapat zat Photochemical yang dapat mengurangi sel kanker dan tumor. Bahan aktif dalam Capsicum (kelompok tumbuhan cabai), merangsang otak dan kelenjar ludah melepas endorfin ke dalam tubuh. Endorfin adalah obat penghilang rasa sakit alami alam dan memberi rasa senang. Capsicum juga merupakan bahan utama untuk mengurangi arthritis dan kerusakan saraf diabetes. Dalam pengobatan tradisional, cabai setan digunakan untuk penyakit tangan dan kaki dingin, sakit otot punggung, reumatik, terkilir dan memar.

Penggunaan dalam Militer

Yang terbaru seperti dikutip dari GaeaTimes, ilmuwan India sedang mengembangkan granat tangan dari cabai setan. Riset yang dilakukan departemen pertahanan India menyebutkan, cabai setan jika diolah menjadi granat tangan bisa menjadi senjata untuk melawan ekstrimis agar keluar dari persembunyiannya atau membubarkan massa.

Lihat juga

Referensi

  1. It is extensively cultivated in northeastern India, especially in the states of Assam, Nagaland and Manipur. https://www.frontalagritech.com/chillies-peppers-herbs
  2. "5 Cabai Terpedas di Dunia, Lidahmu Pasti Terbakar Setelah Memakannya". Liputan6. 17 Mei 2018. Diakses tanggal 21 April 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Capsicum chinense 'Bhut Jolokia'.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan