Senin, 28 September 2026
19:50 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Ca (aksara Jawa)

Ca (aksara Jawa)

suku kata di aksara Jawa

Ca
250px-Javanese_script_-_Ca.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksara Jawa
Huruf LatinCa
Fonem[c]
UnicodeU+A995
Pasangan (nglegena)

ꦕ (ca) adalah salah satu aksara nglegena dalam aksara Jawa Hanacaraka yang melambangkan bunyi /ca/ dan /tʃa/. Aksara ꦕ dilatinkan menjadi "Ca". Aksara ini juga memiliki versi murda-nya, yaitu "ꦖ".

Lihat pula

Aksara nglegena (20 aksara dasar)
ꦲ
Ha
ꦤ
Na
ꦕ
Ca
ꦫ
Ra
ꦏ
Ka
ꦢ
Da
ꦠ
Ta
ꦱ
Sa
ꦮ
Wa
ꦭ
La
ꦥ
Pa
ꦝ
Dha
ꦗ
Ja
ꦪ
Ya
ꦚ
Nya
ꦩ
Ma
ꦒ
Ga
ꦧ
Ba
ꦛ
Tha
ꦔ
Nga
8 Aksara murda
ꦟ
Na
ꦑ
Ka
ꦡ
Ta
ꦯ
Sa
ꦦ
Pa
ꦘ
Nya
ꦓ
Ga
ꦨ
Ba
Aksara swara
(5 aksara vokal)
dan 2 Aksara gantèn
ꦄ
A
ꦆ
I
ꦈ
U
ꦌ
E
ꦎ
O
 
ꦊ
Nga lelet
ꦉ
Pa cerek
꧑
1
꧒
2
꧓
3
꧔
4
꧕
5
꧖
6
꧗
7
꧘
8
꧙
9
꧐
0
 
Aksara tambahan
5 Aksara mahaprana
(arkais)
ꦰ
Sa
ꦞ
Dha
ꦙ
Ja
ꦜ
Tha
ꦣ
Da
 
7 Tidak digunakan
/ dipertentangkan
Sandhangan (Tanda diakritik)
6 Sandhangan swara
(pembentuk vokal)
ꦶ
Wulu
ꦼ
Pepet
ꦸ
Suku
ꦺ
Taling
ꦴ
Tarung / raswadi
꦳
Cecak telu
 
4 Sandhangan panyigeg
(penutup suku kata)
ꦃ
Wignyan
ꦁ​
Cecak
ꦂ
Layar
꧀
Pangkon
 
3 Sandhangan wyanjana
(tengah suku kata)
ꦿ
Cakra
ꦽ
Cakra keret
ꦾ
Péngkal
 
5 Vokal pajang
(arkais)
ꦀ
Panyangga -ṃ
ꦷ
Wulu melik / dirga melik
ꦹ
Suku mendut / dirga mendut
ꦻ
Dirga mure
ꦵ
Tolong (aksara Jawa)
 
Pada (simbol)
8 Tanda baca
Kombinasi tanda baca
dan aksara
꧋꧐꧋
Pada guru
꧉꧐꧉
Pada pancak
꧅ꦧ꧀ꦕ꧅
Purwa pada
꧅ꦟ꧀ꦢꦿ꧅
Madya pada
꧅ꦆ꧅
Wasana pada
8 Hiasan dan simbol arkais
꧁ ꧂ ꧌ ꧍ ꧆ ꧏ ꧞ ꧟
Rerenggan Pada piseleh Pada windu Pangrangkep Pada tirta tumetes Pada isen-isen
Ikon rintisan

Artikel bertopik aksara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan