Kamis, 05 November 2026
01:41 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Bus kapsul

Bus kapsul

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bus kapsul" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Bus_Angkutan_Penumpang_Area_Pegunungan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus kapsul ukuran kecil yang sedang menanjak di kaki Gunung Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 2008.

Bus kapsul atau bus helikopter adalah model karoseri bus yang dikembangkan di Indonesia pada dekade 1970-an dan populer pada dekade 1980-an. Dikembangkan oleh sejumlah perusahaan karoseri bus di Indonesia, rancang bangun bus ini memiliki ciri khas berupa eksperimentasi moncong bus berbentuk seperti hidung helikopter untuk meningkatkan aerodinamika. Desain ini digunakan secara luas baik pada bus kecil, bus sedang, dan bus besar.

Sejarah

Sebagai sebuah reka cipta Indonesia, perusahaan karoseri bus pertama yang memopulerkan desain bodi bus kapsul adalah perusahaan karoseri asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Magelang Bus Manufacturing (MBM). Karena mengusung rancang bangun yang futuristis, tren ini kemudian ditiru oleh perusahaan karoseri lain, di antaranya ABC, Laksana, Malindo, New Armada, Rahayu Santosa, dan lain-lain.[1]

Rancang bangun bus kapsul tidak hanya untuk bus besar. Bus sedang dan bus kecil pun bahkan dikembangkan. ABC, Laksana, dan New Armada menjadi perusahaan karoseri bus yang mengadaptasikan rancang bangun bus ini. Bodi bus kapsul untuk ukuran sedang dan kecil banyak digunakan untuk bus perkotaan dan bumel di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Metro Mini dan Kopaja di DKI Jakarta. Sejumlah perusahaan otobus antarkota yang beroperasi pada dekade 1980-an juga banyak mengadopsi bodi ini untuk bus-bus besarnya, misalnya Mulyo Indah, Raya, Tjipto, dan Tri Kusuma.[2]

Tren bodi bus ini kemudian menghilang setelah German Motor Manufacturing, perusahaan karoseri bus milik agen pemegang merek Mercedes-Benz Truck, PT Star Motors Indonesia, memperkenalkan bodi bus baru berbentuk kotak, yang dikenal dengan nama "Banteng", pada awal dekade 1990-an.[2] Pada tahun 1995 ke atas, bus-bus kapsul hanya identik dengan bus kelas ekonomi atau perkotaan dan untuk bus besarnya, kalah bersaing dengan rancang bangun bodi bus selanjutnya yang lebih mengarah ke bodi kotak.[1]

Rancang bangun

250px-PO_Kalisari_PP_Patas_Jatim_Surabaya%E2%80%93Malang_%281991%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bus kapsul milik Kalisari untuk melayani Patas Jatim

Rancang bangun bodi bus kapsul dimaksudkan agar bus mampu mengejar aerodinamika. Moncongnya dirancang menyerupai pesawat udara atau helikopter. Karena bentuknya yang membulat ini, bodi bus ini disebut "kapsul". Kaca yang digunakan adalah bentuk kaca lengkung di bagian depan, kaca samping yang dibuat sangat lebar untuk memberikan visibilitas yang lebih luas, serta garis tepi bawah kaca penumpang yang dibuat rendah. Sasis yang digunakan untuk merakit bodi bus ini menggunakan mesin depan, seperti Hino AK atau Mercedes-Benz OF. meski mesin belakang seperti Mercedes-Benz OH juga digunakan. Eksterior bus juga umumnya sederhana, hanya berupa warna dasar dan livery yang berupa garis-garis sederhana saja.[1]

Referensi

Karoseri bus Indonesia
Adi Putro
Cipta Karya
  • Hyperion
GMM
  • Banteng
Gunung Mas, Madiun
  • Zeppelin
Gunung Mas, Malang
  • FR SHD
Laksana
  • Comfort
  • Cityline
  • Discovery
  • Legacy
  • Nucleus
  • Panorama
  • Proteus
  • Sprinter
  • Tourista
Morodadi Prima
  • Patriot
  • Travego
  • Tourismo
  • Ventura
New Armada
  • Anaconda
  • Aristo
  • Aristovo
  • Citouro
  • Coaster
  • Coasterina
  • Cruiser
  • Evobus
  • Evolander
  • Evonext
  • Genesia
  • Grand Cruiser
  • Highlander
  • Magneto
  • Prona
  • Skylander
  • Superbus
  • Touristo
Nusantara Gemilang /
MAB
  • Cityliner
  • Conqueror
  • Maxi Miracle
  • Skybus
Piala Mas
  • Cityliner
  • Rexus
  • Zeus
Rahayu Santosa
  • Cityliner
  • Concerto
  • Ecoline
  • Euroliner
  • Jetliner
Restu Ibu Pusaka
  • Aeromidi
  • Arctic
  • Galaxy
  • Integra
  • Luxobus
  • Spaceliner
Tentrem
  • Actor
  • Avante
  • Galaxy EXL
  • Inspiro
  • Jupiter
  • Max
  • Navigator
  • Scorpion
    • Kid
    • King
    • X
  • Velocity
  • Venom
Tri Sakti
  • Infinity
  • Joybus
  • Transliner
Trijaya Union
  • 3UN
  • Canterbus
  • Dehanda
  • Falcon
  • Grantour
  • Pointer
  • Sahara
  • Setra
  • Travego
  • Triun CX
  • Triun DX
  • Triun Micro
  • Triun MX
  • X-2000
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan