Sabtu, 31 Oktober 2026
22:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bursa efek Dhaka

Bursa efek Dhaka

bursa saham di Bangladesh

Bagikan:
Bursa Efek Dhaka
250px-Dhaka_stock_exchange.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisBursa saham
LokasiDhaka, Bangladesh
Didirikan1954
PemilikDhaka Stock Exchange Limited
Tokoh pentingMr. Md. Shakil Rizvi
[Presiden, DSE]
Mata uangTaka
Emiten tercatat750
Kapitalisasi pasarAS$ 50.280.000.000 [1]
VolumeAS$ 1.430.000.000
IndeksIndeks DSE 20
General Index
Situs webwww.dsebd.org

Bursa Efek Dhaka (DSE; bahasa Inggris:Dhaka Stock Exchange; bahasa Bengali:ঢাকা স্টক এক্সচেঞ্জ) adalah bursa saham utama Bangladesh yang terletak di Motijheel di pusat kota Dhaka, dimasukkan sebagai Asosiasi Bursa Efek Pakistan Timur pada 28 April 1954 dan mulai perdagangan resmi pada tahun 1956. Perusahaan ini diubah namanya menjadi Bursa Efek Pakistan Timur pada 23 Juni 1962. Sekali lagi diubah namanya sebagai Bursa Efek Dhaka pada 13 Mei 1964. Indeks pasar saham utama DSE adalah Indeks DSE 20.

Pada 18 Agustus 2010, Bursa Efek Dhaka memiliki lebih dari 750 perusahaan terdaftar dengan kapitalisasi pasar gabungan AS$50.280.000.000.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Is the Bull Market Sustainable? Diakses pada 5 April 2010.
  2. ↑

Pranala luar

59°54′31.31″N 10°44′52.06″E / 59.9086972°N 10.7477944°E / 59.9086972; 10.7477944


Bangladesh

Artikel bertopik Bangladesh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan