Jumat, 06 November 2026
19:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Bulla

Bagikan:

Bulla (bentuk jamak: bullae, Bahasa Persia Tengah: gil muhrag) adalah istilah yang digunakan untuk potongan tanah liat bertulisan yang digunakan oleh orang Sumeria pada milenium ke-8 SM. Mereka digunakan untuk transaksi agraris sebagai bentuk identifikasi dan mencegah pemalsuan. Mereka juga sebagai resi pembayaran dan tanda kapsul yang mewakili jumlah dan jenis barang yang dipinjam. Setelah penciptaan kertas Papirus dan Perkamen tanda-tanda ini berkembang menjadi potongan tanah liat atau logam bertulisan untuk menyegel dokumen atau bungkusan.[1]

Bulla logam

Istilah bulla akhirnya diterapkan pada semua segel yang terbuat dari logam. Meskipun umumnya bulla dibuat dari timbal, kadang-kadang juga dibuat dari emas, sebagaimana yang dilekatkan pada beberapa Bulla Emas (Golden Bull) yang diterbitkan oleh Kaisar-kaisar Bizantin, Kaisar Romawi Suci, dan berbagai raja-raja pada Abad Pertengahan. Suatu bentuk bulla timbal terkenal adalah yang ditempelkan pada dokumen penting dari para Paus, yang disebut "Bulla Kepausan" untuk jenis segel, di mana bulla itu memuat gambar Santo Petrus dan Paulus pada satu sisi dan nama Paus yang mengeluarkannya pada sisi yang lain.

Penggunaan Bulla berlanjut selama periode Seleukid di Mesopotamia sampai zaman Islam sampai segel kertas dan malam lambat laut menggantika bulla tanah liat dan logam.

Foto-foto bulla

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Van De Mieroop, Marc. A History of the Ancient Near East ca. 3000-323 BC 2nd Edition. Blackwell history of the ancient world. hlm. 29. ISBN 978-1-4051-4911-2.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan