Bukit Watu Amben, juga dikenal sebagai Watu Amben, adalah objek wisata alam berupa titik pandang perbukitan yang terletak di Padukuhan Pandeyan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan ini berada di jalur perbukitan antara Bantul dan Kabupaten Gunungkidul, tidak jauh dari kawasan Patuk dan Dlingo.[1][2]
Bukit Watu Amben dikenal sebagai tempat untuk menikmati panorama Kota Yogyakarta dan kawasan sekitarnya dari ketinggian. Pada cuaca cerah, pengunjung dapat melihat bentang perbukitan, dataran rendah, serta beberapa gunung di kejauhan, seperti Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Sumbing.[1] Tempat ini juga sering dikunjungi pada sore hingga malam hari karena menyajikan pemandangan matahari terbenam dan kerlap-kerlip lampu kota dari atas bukit.[3]
Penamaan
Nama Watu Amben berasal dari bahasa Jawa. Kata watu berarti batu, sedangkan amben berarti balai-balai atau tempat tidur. Penamaan tersebut merujuk pada keberadaan batu besar dan relatif rata di tepi bukit yang bentuknya menyerupai ranjang atau tempat beristirahat.[1]
Menurut keterangan Pemerintah Kalurahan Srimulyo, kawasan ini dahulu dikenal sebagai tempat singgah atau tempat beristirahat. Sebelum berkembang sebagai tempat wisata, batu di kawasan tersebut juga digunakan oleh warga sekitar untuk beristirahat ketika mencari rumput bagi ternak.[1][4]
Daya tarik
Daya tarik utama Bukit Watu Amben adalah pemandangan alam dari ketinggian. Lokasinya yang berada di perbukitan membuat tempat ini menjadi salah satu titik pandang untuk melihat lanskap Kota Yogyakarta, hamparan pedesaan, dan kawasan perbukitan di sekitarnya.[1] DetikJogja mencatat Watu Amben sebagai salah satu tempat wisata sore di Yogyakarta yang cocok untuk menikmati matahari terbenam karena memiliki panorama terbuka ke arah Kota Yogyakarta.[3]
Selain sebagai tempat menikmati pemandangan, kawasan ini juga menjadi tempat persinggahan bagi wisatawan yang melintasi jalur Patuk–Dlingo. Jalur menuju kawasan tersebut relatif menanjak sehingga juga sering dilalui oleh pesepeda, terutama pengguna sepeda gunung atau mountain bike.[3]
Lokasi dan akses
Bukit Watu Amben berada di Dusun Pandeyan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Laman Jelajah Bantul menyebut kawasan Pandeyan, Srimulyo, Piyungan, yang berada di antara Patuk dan Dlingo, sebagai kawasan yang dikenal pula dengan sebutan Watu Amben atau Watu Gathuk.[2]
Akses menuju Watu Amben umumnya melalui jalur Yogyakarta–Wonosari atau jalur Patuk–Dlingo. Karena berada di kawasan perbukitan, pengunjung perlu memperhatikan kondisi kendaraan dan kewaspadaan saat melintasi jalan menanjak atau menurun.[3]
Fasilitas
Sebagai kawasan wisata, Watu Amben dan area sekitarnya memiliki fasilitas dasar bagi pengunjung, seperti area parkir, toilet, tempat ibadah, tempat makan, dan titik untuk menikmati pemandangan.[2][5] Dalam daftar potensi wisata Srimulyo, Watu Amben juga dicatat memiliki fasilitas seperti parkir, lapak penjual, mushola, penginapan, kamar mandi, serta tempat berfoto.[4]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 3 4 5 "Watu Amben". Kalurahan Srimulyo. Pemerintah Kalurahan Srimulyo. 10 April 2017. Diakses tanggal 10 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Puncak Bintang". Jelajah Bantul. Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. Diakses tanggal 10 Juli 2026.
- 1 2 3 4 Azizah, Ulvia Nur (15 Juni 2025). "7 Tempat Wisata Sore di Jogja, Cocok untuk Berburu Sunset". DetikJogja. Diakses tanggal 10 Juli 2026.
- 1 2 "List Wisata Srimulyo". Wisata Srimulyo. Pemerintah Kalurahan Srimulyo. Diakses tanggal 10 Juli 2026.
- ↑ Ananda, Anisa (28 Agustus 2022). "Watu Amben Yogyakarta: Lokasi, Rute, Harga Tiket, dan Tips". IDN Times Jogja. Diakses tanggal 10 Juli 2026.