Selasa, 20 Oktober 2026
13:57 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Bubut biak

Bubut biak

spesies burung

Bagikan:
Bubut biak
250px-Centropus_chalybeus_-_Mehd_Halaouate_-_171937621.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Cuculiformes
Famili: Cuculidae
Genus: Centropus
Spesies:
C. chalybeus
Nama binomial
Centropus chalybeus
(Salvadori, 1876)

Bubut biak (Centropus chalybeus) merupakan salah satu spesies burung endemik yang hidup di Pulau Biak. Bubut biak hidup di hutan dataran rendah dan hutan sekunder hingga ketinggian 500 mdpl.[2]

Deskripsi

Bubut biak berukuran 44 – 46 cm dengan seluruh tubuh berwarna hitam, iris kuning mencolok, paruh agak lurus dengan wajah terlihat garang.[3] Daerah penyebaran bubut biak hanyalah di Pulau Biak dan tidak ditemukan hidup liar di wilayah lain.[3] Status konservasi spesies ini tergolong Hampir Terancam (bahasa Inggris NT:Near Threatened) oleh IUCN.[3]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2023). "Centropus chalybeus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2023 e.T22684219A223096535. doi:10.2305/IUCN.UK.2023-1.RLTS.T22684219A223096535.en.
  2. ↑ Maury, Hendra K.; Anggoda, Muhammad Iksan; Sangadji, Ade (2021). Panduan Lapangan Bagi Pemandu Ekowisata Burung di Papua (PDF). WWF Indonesia. hlm. 86. ISBN 9789791461924.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 "Bubut biak". ebird.org. Diakses tanggal 14 Oktober 2023.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan