Minggu, 25 Oktober 2026
09:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Bubur Ne

makanan khas daerah

Bagikan:

Bubur ne adalah kolak berbahan dasar sagu yang populer di Maluku. Bubur ne berbentuk mutiara-mutiara kecil yang berwarna coklat tua dan merah muda.[1] Bubur ne bisa disantap dalam keadaan hangat atau dingin (dicampur dengan es batu).[2] Hidangan jenis kolak berbahan dasar sagu ini terkenal sebagai hidangan takjil tradisional masyarakat Maluku.[3] Kudapan manis dan bertekstur kental ini banyak dijumpai saat bulan Ramadhan.[4][5] Kudapan ini biasanya dijual di pasar-pasar tradisional.[6]

Bahan-bahan

Bahan-bahan untuk membuat bubur ne yaitu tepung sagu, santan kelapa, gula pasir, gula merah, daun pandan, kayu manis, garam, dan air.

Cara pembuatan

Cara membuat bubur ne yakni sebagai berikut. Pertama, masukkan gula pasir, gula merah, santan, dan garam secukupnya ke dalam panci, lalu panaskan hingga mendidih. Langkah selanjutnya yaitu masukkan hasil ayakan tepung sagu yang berbentuk bulir-bulir kecil, lalu diaduk hingga matang. Ketika hampir matang, masukkan daun pandan dan kayu manis. Bubur ne siap disajikan sesuai selera.

Referensi

  1. ↑ "Makanan Khas Maluku yang Kelezatannya Wajib Dicoba!". Nyero.ID. 2019-06-25. Diakses tanggal 2020-05-02.
  2. ↑ "Manisnya Bubur Ne, Kolaknya Orang Maluku". kumparan. Diakses tanggal 2020-05-02.
  3. ↑ "14 Makanan Khas Maluku yang Patut Dicoba - Daerah Katadata.co.id". katadata.co.id. 2021-09-28. Diakses tanggal 2022-12-07.
  4. ↑ "Makanan Khas Maluku yang Terbuat dari Sagu". Telusur Kultur (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-07.
  5. ↑ "Unik, Inilah 7 Kuliner Khas Ambon yang Patut Anda Coba Saat Libur Lebaran". Phinemo.com. 2018-06-18. Diakses tanggal 2022-12-07.
  6. ↑ "15 Rekomendasi Makanan Khas di Daerah Maluku yang Dijamin Enak Lezat dan Bikin Nagih". Jejak Piknik. 2022-11-02. Diakses tanggal 7 Desember 2022.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan