Minggu, 08 November 2026
11:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Brankas

Brankas

Bagikan:
250px-WinonaSavingsBankVault.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu brankas di Winona, Amerika Serikat

Brankas adalah tempat penyimpanan barang berharga di bank atau kantor, termasuk uang tunai, surat berharga, perhiasan, atau dokumen penting.[1] Brankas dibuat menggunakan beton bertulang baja, sementara brankas yang sekarang—meski ringan, menggunakan bahan lebih murah.[2] Brankas dan lemari besi memiliki perbedaan, karena brankas menyatu dengan bangunan integralnya serta memiliki pintu dari baja yang dilindungi kata sandi yang rumit.[3]

Sejarah

Brankas pertama kali ditemukan oleh orang Mesir. Kemudian orang Romawi dengan jenis penguncian lebih canggih yang disebut kunci berpola. Ada juga kunci kombinasi, yang berkembang di India kuno, Tiongkok, dan Rusia. Namun pada tahun 1861, Linus Yale Jr. memperkenalkan kunci kombinasi modern. Karena pada saat itu marak terjadi pembobolan bank, bahkan ketika brankas sudah diganti dengan ukuran lebih besar. Para perampok selalu punya cara, mulai dari menggunakan palu, beliung, hingga bahan peledak. [2]

Segera saja saat berita hasil karya Linus Yale Jr. tersebar, banyak bankir yang menggunakan penemuan baru itu. Akan tetapi, para perampok berhasil membobol brankas dengan cara mengebor lubang kotak kunci dan memasukkan cermin sambil mengotak-atik kunci kombinasinya. Atau memaksa manajer bank untuk membuka kunci kombinasinya.[2]

Pembuatan

Bahan pembuatan brankas di era abad pertengahan dan sekarang bereda. Dulu brankas dibuat dengan beton bertulang baja dan sekarang terbuat dari panel beton modular, campuran khusus beton, dan bahan adiftif.[2]

Pembuatan diawali dengan membuat desain. Setelah itu mencetak panel dan pintu Brankas menggunakan beton. Saat menunggu panel beton kering, akan ditambahkan baja penguat, lalu digetarkan selama 6-12 jam. Tergantung kering atau tidak panelnya. Tidak jauh berbeda, pembuatan kunci brankas prosesnya sama, hanya ditambahi baja tahan karat dan dipasangi baja setelah kering. [2]

Selanjutnya pembuatan kunci dengan kontrol ganda yang diciptakan oleh James Sargent. Penemuannya masih dipakai hingga saat ini. Terakhir adalah proses instalasi. Semua potongan bahan diangklut ke bank dan dirakit dengan cara mengelas.[2]

Standar Resetensi AS

Kontrol kualitas sebagian besar industri brankas diawasi oleh Lembaga Penjamin dan Penguji di northbook, illinois, Amerika Serikat. Standar ini menekankan ketahanan brankas terhadap pembobolan mulai dari alat mekanik umum, listrik, obor pemotong, atau alat-alat dari kombinasi ini. Tidak termasuk bahan peledak.[4]

Standar Resetensi Eropa

Standar yang berlaku di Eropa adalah Euronom (EN). Standar ini telah menguji ketahanan terhadap serangan paksa. Adapun pengujiannya digolongkan dari kelas satu sampai dua belas. Uji kualifikasi pertahanannya dibagi dua: penggunaan bahan peledak dan latihan inti.[5][6]

Kemampuan penetrasi diukur menjadi lima ketegori dan dibagi dalam tiga tingkatan: A, D, dan S. Diukur dari diameter lubangnya. Sebagian 125 mm. Dan penuh 350 mm.[7]

Referensi

  1. ↑ Adrianjara, Dinia (2023-03-11). "Mengenal Apa Itu Safe Deposit Box dan Harga Sewanya". Kompas. Diakses tanggal 2024-11-21.
  2. 1 2 3 4 5 6 "How bank vault is made - material, history, used, parts, product, industry, History, Raw Materials, Design". www.madehow.com. Diakses tanggal 2024-11-21.
  3. ↑ [email protected], Tim Krohn (2015-03-06). "Demolition crew cracks the old U.S. Bank vault". Mankato Free Press (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-11-25.
  4. ↑ "UL-Standard-608". www.fireproof-safes-and-vaults.com. Diakses tanggal 2024-11-25.
  5. ↑ flawless diamond. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg. hlm. 347–347. ISBN 978-3-540-72795-8.
  6. ↑ "Loading..." knowledge.bsigroup.com. Diakses tanggal 2024-11-25.
  7. ↑ Michelfelder, Aaron J. (2009). Acupuntura en la cefalea. Elsevier. hlm. 1137–1143. ISBN 978-84-458-1911-1.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan