Jumat, 30 Oktober 2026
05:59 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Boson Higgs

Boson Higgs

partikel dasar terkait pemberian massa partikel dalam Medan Higgs

Bagikan:
Boson Higgs
250px-CMS_Higgs-event.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peristiwa simulasi yang menampilkan kemunculan boson Higgs
Komposisi:Partikel dasar
Status:Sebuah partikel baru dengan massa 125 GeV ditemukan pada tahun 2012 dan kemudian dikonfirmasi menjadi boson Higgs dengan pengukuran yang lebih tepat.[1]
Simbol:H0
Penggagas:F. Englert, R. Brout, P. Higgs, G. S. Guralnik, C. R. Hagen, and T. W. B. Kibble (1964)
Penemu:Tim eksperimen ATLAS dan CMS di Large Hadron Collider (2011-2013)
Tipe:1, menurut Model Standar;
5 atau lebih, menurut model supersimetri
Massa:125.09±0.21 (stat.)±0.11 (syst.) GeV/c2 (CMS+ATLAS)[2]
Jangka hidup:1,56×10−22 s[a] (diprediksi)
Spin:0

Boson Higgs adalah partikel dasar masif hipotetis yang diperkirakan ada sesuai Model Standar (MS) fisika partikel. Keberadaannya diyakini sebagai tanda-tanda penyelesaian atas sejumlah inkonsistensi pada Model Standar. Eksperimen untuk menemukan partikel ini sedang dilakukan dengan menggunakan Large Hadron Collider (LHC) di CERN, serta di Tevatron Fermilab sampai Tevatron ditutup pada akhir 2011. Pada 12 Desember 2011, kolaborasi ATLAS di LHC menemukan bahwa massa boson Higgs yang beragam mulai dari 145 sampai 206 GeV ditiadakan dengan tingkat keyakinan 95%. Kolaborasi CMS di LHC akan diumumkan pada 13 Desember.[4]

Boson Higgs adalah satu-satunya partikel dasar prediksi Model Standar yang belum diamati dalam eksperimen fisika partikel.[5] Partikel ini adalah bagian integral dari mekanisme Higgs, bagian dari Model Standar yang menjelaskan bagaimana sebagian besar partikel dasar yang telah diketahui memperoleh massanya.[Note 1] Misalnya, mekanisme Higgs akan menjelaskan mengapa boson W dan Z, yang menjadi perantara interaksi lemah, memiliki massa sementara foton, yang menjadi perantara elektromagnetisme, tidak memiliki massa. Boson Higgs diperkirakan termasuk dalam kelas partikel boson skalar (boson adalah partikel dengan putaran integer, dan boson skalar memiliki putaran 0.)

Teori yang tidak membutuhkan boson Higgs juga muncul dan akan dipertimbangkan jika keberadaan boson Higgs ditiadakan. Teori-teori tersebut disebut sebagai model nir-Higgs. Sejumlah teori menyatakan bahwa mekanisme apapun yang mampu menciptakan massa partikel dasar harus tampak dengan energi kurang dari 1,4 TeV;[6] karena itu, LHC diharapkan mampu memberikan bukti eksperimental atas keberadaan atau ketidakberadaan boson Higgs.[7]

Pada akhir 2011 sejumlah percobaan berangsur-angsur telah menekankan kisaran massa sekitar 125 GeV/c2. Pada tanggal 4 Juli 2012, tim eksperimen CMS dan ATLAS pada Large Hadron Collider secara independen mengumumkan bahwa mereka mengkonfirmasi penemuan boson yang belum diketahui sebelumnya dengan massa antara 125-127 GeV/c2, yang perilakunya sejauh ini "konsisten" dengan boson Higgs, sambil menambahkan catatan hati-hati bahwa data dan analisis lebih lanjut diperlukan sebelum mendapatkan identifikasi positif boson tersebut sebagai sejenis boson Higgs.[8]

Catatan

  1. ↑ Massa partikel komposit seperti proton dan neuron hanya ada karena mekanisme Higgs, dan sudah diakui sebagai akibat dari interaksi kuat.

Lihat pula

Buku Wikipedia adalah koleksi artikel yang bisa diunduh atau dipesan dalam bentuk cetak.

Referensi

  1. ↑ "LHC experiments delve deeper into precision". Media and Press relations (Rilis pers). CERN. 11 Juli 2017. Diakses tanggal 2017-07-23.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli pada 2017-07-14. Diakses tanggal 2021-02-04.
  2. ↑ ATLAS; CMS (14 Mei 2015). "Combined Measurement of the Higgs Boson Mass in pp Collisions at √s=7 and 8 TeV with the ATLAS and CMS Experiments". Physical Review Letters. 114 (19): 191803. arXiv:1503.07589. Bibcode:2015PhRvL.114s1803A. doi:10.1103/PhysRevLett.114.191803. PMID 26024162.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. ↑ LHC Higgs Cross Section Working Group; Dittmaier; Mariotti; Passarino; Tanaka; Alekhin; Alwall; Bagnaschi; Banfi (2012). "Handbook of LHC Higgs Cross Sections: 2. Differential Distributions". CERN Report 2 (Tables A.1 – A.20). 1201: 3084. arXiv:1201.3084. Bibcode:2012arXiv1201.3084L. doi:10.5170/CERN-2012-002.
  4. ↑ "Higgs boson: Excitement builds over 'glimpses' at LHC". BBC. 2011-12-12. Diakses tanggal 2011-12-13.
  5. ↑ Griffiths, David (2008). "12.1 The Higgs Boson". Introduction to Elementary Particles (Edisi Second, Revised). Wiley-VCH. hlm. 403. ISBN 978-3-527-40601-2. The Higgs particle is the only element in the Standard Model for which there is as yet no compelling experimental evidence.
  6. ↑ Lee, Benjamin W.; Quigg, C.; Thacker, H. B. (1977). "Weak interactions at very high energies: The role of the Higgs-boson mass". Physical Review D. 16 (5): 1519–1531. Bibcode:1977PhRvD..16.1519L. doi:10.1103/PhysRevD.16.1519.
  7. ↑ "Huge $10 billion collider resumes hunt for 'God particle' - CNN.com". CNN. 2009-11-11. Diakses tanggal 2010-05-04.
  8. ↑ CERN experiments observe particle consistent with long-sought Higgs boson Diarsipkan 2012-07-05 di Wayback Machine Siaran pers CERN, diakses pada 10 Juli 2012

Pustaka

Pranala luar

Dasar
Fermion
Kuark
Lepton
Boson
Gauge
Skalar
Medan hantu
Hipotetis
Superpartner
Gaugino
Lainnya
Lainnya
Komposit
Hadron
Barion / Hiperon
Meson / Kuarkonia
Lainnya
Bayangan
Hadron eksotik
Barion eksotik
Meson eksotik
Lainnya
Kuasipartikel
Daftar
Topik terkait
Buku Wikipedia
  1. ↑ In the Standard Model, the total decay width of a Higgs boson with a mass of 125 GeV/c2 is predicted to be 4,07×10−3 GeV.[3] The mean lifetime is given by τ = ℏ / Γ {\displaystyle \tau =\hbar /\Gamma } {\displaystyle \tau =\hbar /\Gamma }.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan