Selasa, 03 November 2026
14:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Borsumij

Borsumij

perusahaan asal Belanda

Bagikan:
NV Borneo Sumatra Maatschappij
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Vooraanzicht_kantoorgebouw_Borsumij_Soerabaia_TMnr_10020574.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung kantor Borsumij di Kota Surabaya pada zaman kolonial.
JenisNaamloze vennootschap
IndustriPerdagangan
Entitas pendahuluR.S. Stokvis en Zonen Sunting ini di Wikidata
PendiriJ.W. Schlimmer
Dibubarkan1961
Status akhirDimerger dengan Geo Wehry
PenerusBorsumij Wehry

N.V. Borneo Sumatra Handelmaatschappij, yang lebih dikenal dengan singkatan Borsumij,[1] merupakan sebuah perusahaan perdagangan asal Belanda yang berpusat di Den Haag.

Borsumij

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1884 setelah pada tahun 1882, Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) mulai membatasi kegiatan perdagangannya di Hindia Belanda hanya di pulau Jawa. Pendirinya adalah J.W. Schlimmer, yang hingga saat itu menjadi perwakilan NHM di Kalimantan.

Awalnya mereka memperdagangkan hasil hutan, tetapi kemudian mereka juga mengimpor barang-barang konsumsi. Mereka menggunakan kapal mereka sendiri untuk melakukan semua itu.

Setelah Perang Dunia II dan kemerdekaan Indonesia, perusahaan ini berfokus pada pasar di Afrika Barat. Twentsche Overzee Handelmaatschappij diakuisisi untuk tujuan ini. Perusahaan ini didirikan oleh produsen tekstil Twente pada tahun 1920 untuk menjual produk kapas di sana. Kemudian, kegiatan perdagangan di Afrika dihentikan dan perusahaan ini berfokus pada Eropa Barat. Tidak seperti beberapa perusahaan dagang lainnya, perusahaan ini tidak terlibat dalam kegiatan industri.

Merger dengan Geo Wehry

Artikel utama: Borsumij Wehry

Pada tahun 1961, perusahaan ini melakukan merger dengan perusahaan perdagangan Geo Wehry untuk membentuk Borsumij Wehry. Geo Wehry didirikan di Kota Surabaya dan memperdagangkan tekstil, serta mengimpor, antara lain, bir Guinness di Hindia Belanda. Kantor pusatnya, yang dibuka pada tahun 1912 dan berlokasi di Jakarta saat ini, menjadi museum Batavia kuno pada tahun 1939 dan sekarang menjadi museum boneka. Perusahaan hasil merger ini kemudian mendapatkan gelar kehormatan Koninklijke, sehingga menggunakan nama Koninklijke Borsumij Wehry.

Pada tahun 1996, Borsumij Wehry diakuisisi oleh Hagemeyer.

Galeri

  • Interior gedung kantor Borsumij Soerabaia
  • 500px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Inwendige_kantoorgebouw_Borsumij_Soerabaia_TMnr_10020575.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 500px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Interieur_van_het_kantoorgebouw_Borsumij_Soerabaia_TMnr_10020586.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Trappenhuis_van_het_kantoorgebouw_van_de_Borneo-Sumatra-_Handelsmaatschappij_op_Soerabaja_TMnr_10021923.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ "PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA (PERSERO) d.h. Kerta Niaga d.h. Borsumij – Borneo Sumatra Handel Maatschappij". cagarbudaya.semarangkota.go.id. Diakses tanggal 2026-10-24.
Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan