Rabu, 23 September 2026
22:09 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Bong Kee Chok

Politikus

Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Bong (黄).
Bong Kee Chok
Lahir(1937-10-04)4 Oktober 1937
Meninggal6 Februari 2023(2023-02-06) (umur 85)
Dikenal karenaPemimpin Partai Komunis Kalimantan Utara (NKCP)
Bong Kee Chok
Hanzi sederhana: 黄紀作
Hanzi tradisional: 黃紀作
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Huáng Jìzuò

Bong Kee Chok (Hanzi:黄紀作; Pinyin:Huáng Jì Zuò; 4 Oktober 1937  6 Februari 2023)[1][2][3] adalah pemimpin besar dan anggota Organisasi Komunis Clandestine (OKC), yang juga dikenal sebagai Partai Komunis Kalimantan Utara (PKKU).[4][5]

Karena Bong menentang pembentukan Malaysia, ia ditangkap pada 22 Juni 1962.[1] Setelah ia dibebaskan, Bing membentuk PKKU pada 19 September 1965 di Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.[1] Setelah serangkaian pemberontakan dan Indonesia memutuskan untuk berhenti membantu Komunis, Bong memutuskan untuk menyerah dan menandatangani perjanjian gencatan senjata kepada Ketua Menteri Sarawak Abdul Rahman Ya'kub pada 20 Oktober 1973 yang mengakhiri pertempuran besar dalam Pemberontakan Komunis Sarawak.[6][7][8][9]

Referensi

  1. 1 2 3 Chee-Beng Tan (11 Februari 2013). Routledge Handbook of the Chinese Diaspora. Routledge. hlm. 333–. ISBN 978-1-136-23095-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Ex-communist leader Bong Kee Chok passes away aged 91
  3. Francis Chan; Phyllis Wong (16 September 2011). "Saga of communist insurgency in Sarawak". The Borneo Post. Diakses tanggal 19 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Fujio Hara (2005). "The North Kalimantan Communist Party and the People's Republic of China" (PDF). Institute of Developing Economies. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-12-19. Diakses tanggal 19 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Wilfred Pilo (3 November 2013). "The day the insurgency ended". The Borneo Post. Diakses tanggal 19 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Treaty with Bong Kee Chok most profound feat by Tun, says Mawan". The Borneo Post. 11 Januari 2015. Diakses tanggal 19 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Komunis serah diri selepas rundingan" (dalam bahasa Melayu). Kosmo!. Diakses tanggal 19 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  8. "Merdeka amat bermakna bagi Alli" (dalam bahasa Malay). Utusan Malaysia. 16 September 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-16. Diakses tanggal 19 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan