Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Bolu Kemojo" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |

Bolu Kemojo atau kerap juga disebut bolu Kojo[1] adalah panganan khas Melayu dari Riau. Kojo berasal dari kata Kemboja karena bentuk kue yang mirip dengan bunga kemboja. Kue ini sering disajikan pada hajatan, buka puasa, atau perayaan-perayaan hari besar seperti lebaran. Pada umumnya kue ini berwarna hijau kecoklatan.
Sejarah
Bolu kemojo berasal dari daerah Riau, Pekanbaru. Pada awalnya Bolu Kemojo seringkali dapat dinikmati ketika acara-acara besar seperti upacara adat, pernikahan dan perayaan hari raya lebaran.Berbeda dengan Bolu pada umumnya, Bolu Kemojo memiliki tekstur yang padat.[2] Bolu Kemojo dibuat dengan bahan-bahan seperti tepung terigu, gula pasir, serta telur. Bolu Kemojo tradisional dibuat dengan cara dikukus dan memiliki warna hijau yang khas dari perasan daun suji dan daun pandan.[3]
Seiring perkembangan zaman, Bolu Kemojo kini dapat ditemukan di pasar tradisional dengan berbagai rasa seperti coklat, durian, durian dan masih banyak lagi.[2] Bolu Kemojo juga kini seringkali menjadi buah tangan khas dari Riau.
Referensi
- ↑ Masyhuri, Arfy (2023). "Analisis Bolu Kemojo sebagai Makanan kearifan Lokal Pekanbaru". Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi. 13(2): 125.
- 1 2 batiqa. "Bolu Kemojo, Oleh-oleh Kuliner Khas Riau yang Menggugah Selera". https://www.batiqa.com/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-15.
{{cite web}}: Tautan eksternal dalam|website= - ↑ Masyhuri, Arfy (2023). "Analisis Bolu Kemojo sebagai Makanan Kearifan Lokal Pekanbaru". Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi. 13(2): 126.