Senin, 02 November 2026
05:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bolu Kemojo

Bolu Kemojo

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bolu Kemojo" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Bolu_Kemojo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bolu Kemojo

Bolu Kemojo atau kerap juga disebut bolu Kojo[1] adalah panganan khas Melayu dari Riau. Kojo berasal dari kata Kemboja karena bentuk kue yang mirip dengan bunga kemboja. Kue ini sering disajikan pada hajatan, buka puasa, atau perayaan-perayaan hari besar seperti lebaran. Pada umumnya kue ini berwarna hijau kecoklatan.

Sejarah

Bolu kemojo berasal dari daerah Riau, Pekanbaru. Pada awalnya Bolu Kemojo seringkali dapat dinikmati ketika acara-acara besar seperti upacara adat, pernikahan dan perayaan hari raya lebaran.Berbeda dengan Bolu pada umumnya, Bolu Kemojo memiliki tekstur yang padat.[2] Bolu Kemojo dibuat dengan bahan-bahan seperti tepung terigu, gula pasir, serta telur. Bolu Kemojo tradisional dibuat dengan cara dikukus dan memiliki warna hijau yang khas dari perasan daun suji dan daun pandan.[3]

Seiring perkembangan zaman, Bolu Kemojo kini dapat ditemukan di pasar tradisional dengan berbagai rasa seperti coklat, durian, durian dan masih banyak lagi.[2] Bolu Kemojo juga kini seringkali menjadi buah tangan khas dari Riau.

Referensi

  1. ↑ Masyhuri, Arfy (2023). "Analisis Bolu Kemojo sebagai Makanan kearifan Lokal Pekanbaru". Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi. 13(2): 125.
  2. 1 2 batiqa. "Bolu Kemojo, Oleh-oleh Kuliner Khas Riau yang Menggugah Selera". https://www.batiqa.com/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-15.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  3. ↑ Masyhuri, Arfy (2023). "Analisis Bolu Kemojo sebagai Makanan Kearifan Lokal Pekanbaru". Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi. 13(2): 126.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan