Sabtu, 31 Oktober 2026
19:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Blekok sawah

Blekok sawah

spesies burung

Bagikan:
Blekok Sawah
250px-Blekok_Sawah_%28Ardeola_speciosa%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor Blekok Sawah sedang beristirahat di atas batu dan mengamati predator yang ingin memangsanya.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. speciosa
Nama binomial
Ardeola speciosa
Horsfield, 1821
Artikel takson sembarang

Blekok sawah (Ardeola speciosa) adalah spesies burung dari famili Ardeidae. Makanan utamanya adalah serangga, ikan, dan kepiting. Burung ini menyebar luas di Asia Tenggara. Panjang tubuh sekitar 46 cm. Paruh berwarna kuning dan hitam pada ujungnya. Pada masa tidak berbiak warna punggung lebih kecokelatan.[2]

Status

Kawanan burung blekok (Ardeola speciosa) atau kuntul (Egretta garzetta) merupakan burung air yang dilindungi dan memiliki peranan penting. Burung ini biasanya menjaga ekosistem alam yang sering kita jumpai di tepian sungai, sawah, dan daerah pesisir pantai. Burung ini lebih aktif pada sore hari untuk mencari makan.[3][4]

Ciri-ciri

Blekok sawah memiliki tubuh berukuran kecil (45 cm). Berbiak: Kepala, dada kuning tua. Punggung nyaris hitam. Tubuh bagian atas lainnya coklat bercoret-coret. Tubuh bagian bawah putih. Saat terbang sayap terlihat sangat kontras dengan punggung yang hitam. Tak berbiak dan remaja: Coklat bercoret-coret. Iris kuning, paruh kuning, ujung paruh hitam, kaki hijau buram. Hidup sendiri atau dalam kelompok tersebar. Berdiri diam dengan posisi tubuh rendah, kepala ditarik, menunggu mangsa. Setiap sore terbang menuju tempat istirahat, dengan kepakan perlahan, berpasangan atau bertiga. Bersarang dalam koloni bersama burung air lain. Sarang dari tumpukan ranting pada dahan atau cabang berdaun di pohon di atas air. Telur berwarna hijau biru pucat, jumlah 2-3 butir. Berbiak bulan Desember-Mei, Januari-Agustus.[5]

Penyebaran

  • Semenanjung Malaysia, Indocina, Sunda besar.
  • Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi.[5]

Galeri

  • 120px-Java_Pond_Heron_3185.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Javan_Pond_Heron_RWD4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Javan_Pond_Heron_RWD5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Prachtreiher_Zoo_Berlin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-JAVAN_POND-HERON.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Javan_Pond_Heron_SMTC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • Individu dewasa pada masa berbiak
    Individu dewasa pada masa berbiak
  • Individu dewasa pada masa tidak berbiak
    Individu dewasa pada masa tidak berbiak

Referensi

  1. ↑ "Ardeola speciosa". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 23 Desember 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Coates, Brian and Bishop, K (2000). Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea. Brisbane, Australia: BirdLife International-Indonesia Programme & Dove Publications Pty. ISBN 979-95794-2-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ "Data Populasi Burung Blekok Sawah dan Kuntul Kerbau di Rancabayawak, Gedebage, Kota Bandung 2011". bandungbergerak.id. Diakses tanggal 01 juli 2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. ↑ metrotv, news.com. "Burung Kuntul Si Pelindung Ekosistem Alam". metrotvnews.com. Diakses tanggal 16 juli 2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-06. Diakses tanggal 2012-11-08.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan