Selasa, 13 Oktober 2026
22:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Biwara eurasia

Biwara eurasia

Bagikan:
Biwara eurasia
250px-Beaver_pho34.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor biwara eurasia di Norwegia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Castoridae
Genus: Castor
Spesies:
C. fiber
Nama binomial
Castor fiber
250px-Castor_fiber_-_Updated_UK_Range_Map_%282025%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  Castor fiber: Sintas (menetap)
  Castor fiber: Sintas & dikenalkan (menetap)
  Castor canadensis: Sintas & dikenalkan (menetap)

Biwara eurasia (Castor fiber) atau biwara eropa adalah sebuah spesies biwara yang tersebar luas di Eurasia, dengan populasi yang meningkat pesat, berjumlah setidaknya 1,5 juta ekor pada 2020. Biwara eurasia sebelumnya diburu hingga nyaris punah untuk bulu dan kastoreumnya, menyisakan hanya sekitar 1200 ekor pada delapan populasi relik dari Prancis hingga Mongolia pada awal abad ke-20. Sejak saat itu, spesies ini telah dikenalkan ulang ke sebagian besar wilayah sebaran lamanya, dan saat ini hidup di Eropa Barat, Selatan, Tengah dan Timur, Skandinavia, Rusia melalui Tiongkok dan Mongolia, dengan sekitar setengah populasi di Rusia. Spesies ini dinilai sebagai risiko rendah pada Daftar Merah IUCN.

Spesies ini menjadi salah satu spesies hewan pengerat terbesar di dunia dari Eurasia. Panjang kepala-tubuhnya adalah 80–100 cm (31–39 in) dengan ekor sepanjang 25–50 cm (9,8–19,7 in). Bobotnya sekitar 11–30 kg (24–66 pon).[2] Dengan rata-rata bobot yang diketahui dari biwara eurasia, tampaknya spesies ini adalah spesies hewan pengerat teberat kedua setelah kapibara, dan sedikit lebih besar dan berat daripada biwara amerika utara.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ Batbold, J.; Batsaikhan, N.; Shar, S.; Hutterer, R.; Kryštufek, B.; Yigit, N.; Mitsainas, G. & Palomo, L. (2021) [amended version of 2016 assessment]. "Castor fiber". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T4007A197499749. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T4007A197499749.en. Diakses tanggal 16 Juli 2024.{{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Kitchener, A. (2001). Beavers. Essex: Whittet Books. ISBN 978-1-873580-55-4.
  3. ↑ Rosell, F.; Steifetten, Ø. (2004). "Subspecies discrimination in the Scandinavian beaver (Castor fiber): combining behavioral and chemical evidence" (PDF). Canadian Journal of Zoology. 82 (6): 902–909. doi:10.1139/Z04-047. hdl:11250/2438047.
  4. ↑ Rosell, F.; Thomsen, L. R. (2006). "Sexual dimorphism in territorial scent marking by adult Eurasian beavers (Castor fiber)". Journal of Chemical Ecology. 32 (6): 1301–1315. Bibcode:2006JCEco..32.1301R. doi:10.1007/s10886-006-9087-y. hdl:11250/2438052. PMID 16770720. S2CID 27218192.
  5. ↑ Graf, P. M.; Wilson, R. P.; Qasem, L.; Hackländer, K.; Rosell, F. (2015). "The use of acceleration to code for animal behaviours; a case study in free-ranging Eurasian beavers Castor fiber". PLOS One. 10 (8): e0136751. Bibcode:2015PLoSO..1036751G. doi:10.1371/journal.pone.0136751. PMC 4552556. PMID 26317623.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan