Minggu, 04 Oktober 2026
19:12 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Biru Prusia

senyawa kimia

Bagikan:
Biru Prusia
Sampel Biru Prusia
Nama
Nama IUPAC
Besi(II,III) heksasianoferat(II,III)
Nama lain
Biru Berlin
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Referensi Gmelin 1093743
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/18CN.7Fe/c18*1-2;;;;;;;/q;;;;;;;;;;;;;;;;;;3*-4;4*+3 checkY
    Key: DNMNDNSFJMUUFM-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1S/18CN.7Fe/c18*1-2;;;;;;;/q;;;;;;;;;;;;;;;;;;3*-4;4*+3
  • Key: DNMNDNSFJMUUFM-UHFFFAOYSA-N
  • [Fe+3].[Fe+3].[Fe+3].[Fe+3].N#C[Fe-4](C#N)(C#N)(C#N)(C#N)C#N.N#C[Fe-4](C#N)(C#N)(C#N)(C#N)C#N.N#C[Fe-4](C#N)(C#N)(C#N)(C#N)C#N
Sifat
C18Fe7N18
Massa molar 859,24 g·mol−1
Penampilan Kristal biru
Farmakologi
Kode ATC V03AB31
Rute
administrasi
Lewat mulut
Bahaya
Lembar data keselamatan MSDS prussian blue
Senyawa terkait
Kation lainnya
Kalium ferosianida

Natrium ferosianida

Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Biru Berlin
Biru Paris
 
About these coordinates     Koordinat warna
Triplet hex#003153
sRGBB    (r, g, b)(0, 49, 83)
CMYKH   (c, m, y, k)(100, 41, 0, 67)
HSV       (h, s, v)(205°, 100%, 32%)
SumberDaftar Istilah Warna[1]
ColorHexa[2]
B: Dinormalkan ke [0–255] (bita)
H: Dinormalkan ke [0–100] (ratusan)

Biru Prusia atau Biru Berlin adalah pigmen biru tua dengan rumus kimia ideal Fe7(CN)18. Untuk memahami kondisi ikatan dalam senyawa kompleks ini, rumusnya juga bisa ditulis Fe4[Fe(CN)6]3 · xH2O. Nama lain yang digunakan untuk warna ini adalah Biru Paris.

Biru Prusia merupakan pigmen sintetis modern pertama dan digunakan sebagai cat. Dalam bidang kedokteran, biru Prusia juga menjadi penawar untuk beberapa jenis keracunan logam berat, seperti keracunan talium dan isotop radioaktif sesium. Senyawa ini khususnya digunakan untuk menyerap 137Cs+ dari korban kecelakaan Goiânia.[3] Biru Prusia diberikan lewat mulut. Terapi ini memanfaatkan sifat biru Prusia dalam melakukan pertukaran ion dan juga afinitasnya yang tinggi terhadap kation logam tertentu.

Biru Prusia tergolong ke dalam Daftar Obat-Obatan Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[4]

Pembuatan

Biru Prusia dibuat dari proses oksidasi garam ferosianida. Garam ini memiliki rumus M2Fe[Fe(CN)6] dan M+ = Na+ atau K+. Oksidasi senyawa padat yang berwarna putih ini dengan hidrogen peroksida atau natrium klorat akan menghasilkan biru Prusia.[5]

Bentuk yang "dapat larut", K[FeIIIFeII(CN)6] (yang bersifat koloid) dapat dibuat dari kalium ferosianida dan besi(III):

K+ + Fe3+ + [FeII(CN)6]4− → KFeIII[FeII(CN)6]

Reaksi kalium ferisianida dengan besi(II) menghasilkan larutan koloid yang serupa, karena [FeIII(CN)6]3− diubah menjadi ferosianida.

Biru Prusia yang "tidak dapat larut" dapat dihasilkan jika Fe3+ atau Fe2+ dalam jumlah yang berlebihan ditambahkan ke dalam reaksi-reaksi di atas. Dari contoh sebelumnya:

4Fe3+ + 3[FeII(CN)6]4− → FeIII[FeIIIFeII(CN)6]3 [6]

Catatan kaki

  1. ↑ "Daftar Istilah Warna - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan". Repositori Institusi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Perpustakaan Kemendikbud. Diakses tanggal 17 Februari 2025.
  2. ↑ "Prussian blue / #003153 hex color". ColorHexa.
  3. ↑ Dunbar, K. R. & Heintz, R. A. (1997). "Chemistry of Transition Metal Cyanide Compounds: Modern Perspectives". Progress in Inorganic Chemistry. Progress in Inorganic Chemistry. 45: 283–391. doi:10.1002/9780470166468.ch4. ISBN 9780470166468.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link)
  4. ↑ "WHO Model List of EssentialMedicines" (PDF). World Health Organization. Oktober 2013. Diakses tanggal 22 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Völz, Hans G. et al. (2006) "Pigments, Inorganic" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH, Weinheim. doi:10.1002/14356007.a20_243.pub2.
  6. ↑ Egon Wiberg, Nils Wiberg, Arnold Frederick Holleman: Inorganic chemistry, p.1444. Academic Press, 2001; Google books
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Prussian blue.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan