Jumat, 09 Oktober 2026
02:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Bijih uranium

Bagikan:

Endapan bijih uranium adalah konsentrasi uranium yang dapat diperoleh kembali secara ekonomis di dalam kerak bumi.[1][2] Uranium adalah salah satu unsur paling umum di kerak bumi, 40 kali lebih umum daripada perak dan 500 kali lebih umum daripada emas. Dapat ditemukan hampir di semua tempat di batu, tanah, sungai, dan lautan. Tantangan untuk ekstraksi uranium komersial adalah untuk menemukan daerah-daerah di mana konsentrasinya memadai untuk membentuk deposit yang layak secara ekonomi. Penggunaan utama uranium yang diperoleh dari pertambangan adalah sebagai bahan bakar untuk reaktor nuklir.

Mineral Uranium

250px-Pitchblende_schlema-alberoda.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Uraninit, juga dikenal sebagai bijih-bijih uranium
250px-Autunite_1%28France%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Autunite, mineral uranium sekunder yang dinamai Autun di Perancis
250px-Torbernite_-_Cuneo%2C_Italia_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Torbernite, mineral uranium sekunder yang penting

Mineral bijih uranium utama adalah uraninit (UO2) (sebelumnya dikenal sebagai bijih uranium). Berbagai mineral uranium lainnya dapat ditemukan di berbagai deposit. Ini termasuk carnotite, tyuyamunite, torbernite dan autunite.Uranium titanat jenis davidite-brannerite-absite, dan kelompok euxenite-fergusonite-samarskit adalah mineral uranium lainnya.[3]

Berbagai macam mineral uranium sekunder diketahui, banyak di antaranya berwarna cemerlang dan berpendar. Yang paling umum adalah gummite (campuran mineral), autunite (dengan kalsium), saleeite (magnesium) dan torbernite (dengan tembaga); dan silikat uranium terhidrasi seperti coffinite, uranophane (dengan kalsium) dan sklodowskite (magnesium).[4]

Mineral Uranium[5][6]
Mineral uranium primer
Nama Formula Kimia
uraninite or pitchblende UO2
coffinite U(SiO4)1–x(OH)4x
brannerite UTi2O6
davidite (REE)(Y,U)(Ti,Fe3+)20O38
thucholite Uranium-bearing pyrobitumen
Mineral uranium sekunder
Nama Formula Kimia
autunite Ca(UO2)2(PO4)2 x 8-12 H2O
carnotite K2(UO2)2(VO4)2 x 1–3 H2O
gummite gum like mixture of various uranium minerals
saleeite Mg(UO2)2(PO4)2 x 10 H2O
torbernite Cu(UO2)2(PO4)2 x 12 H2O
tyuyamunite Ca(UO2)2(VO4)2 x 5-8 H2O
uranocircite Ba(UO2)2(PO4)2 x 8-10 H2O
uranophane Ca(UO2)2(HSiO4)2 x 5 H2O
zeunerite Cu(UO2)2(AsO4)2 x 8-10 H2O

Referensi

  1. ↑ "Cameco – Uranium 101". Diakses tanggal Februari 1, 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Cameco – Uranium 101, Where is uranium found?". Diakses tanggal 2009-01-28.
  3. ↑ Klein, Cornelis and Cornelius S. Hurlbut, Jr., Manual of Mineralogy, Wiley, 1985, 20th ed. pp. 307–308 ISBN0-471-80580-7
  4. ↑ "Gummite".
  5. ↑ Merkel, B., und Sperling, B. (1998), Schriftenreihe des Deutschen Verbandes für Wasserwirtschaft und Kulturbau (DVWK), Schriften 117: Hydrogeochemische Soffsysteme Teil II, DVWK, ISSN 0170-8147{{citation}}: |title= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  6. ↑ "Mineralogy Database". Diakses tanggal Maret 25, 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan