Senin, 21 September 2026
18:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Betatron

Betatron

250px-First_betatron_1940.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Betatron generasi awal di Universitas Illinois. Donald William Kerst sedang memeriksa ruang vakum di antara kutub magnet 4-ton (sebelah kanan).

Betatron adalah alat yang digunakan sebagai akselerator elektron. Pembuatan betatron pertama kali diusulkan oleh Rolf Widerøe pada awal tahun 1924. Pada tahun 1940, Donald William Kerst dan Robert Serber berhasil membuat betatron melalui berbagai percobaan. Betatron melakukan akselerasi elektron berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Alat ini mampu memberikan peragaan tentang prinsip pemfokusan lemah. Selain itu, betatron mampu menimbulkan osilasi melintang sederhana.[1] Susunan pembentuk betatron menyerupai isi transformator. Energi elektron yang dihasilkannya sangat besar. Elektronnya berasal dari tabung sinar katode. Peningkatan energi elektron merupakan akibat dari penembakan elektron secara tangensial ke dalam pipa berbentuk cincin lingkaran penuh. Pipa ini dijadikan sebagai tempat isolator elektron yang terdapat di dalam kumparan sekunder. Pada kumparan primer diberikan arus bolak-balik. Arus inilah yang menghasilkan fluks magnet induksi pada pipa dan menyebaban perubahan fase arus bolak-balik. Perubahan fase ini kemudian menghasilkan tegangan induksi yang meningkatkan jumlah fluks magnet di sepanjang pipa.[2]

Referensi

  1. Rosenzweig, J.B. (2003). Fundamentals of Beam Physics (PDF). Oxford: Oxford University Press. hlm. 2–3. ISBN 0-19-852554-0. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-04-11. Diakses tanggal 2021-04-11.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  2. Gertshen, C., Kneser, H.O., dan Vogel, H. (1996). Fisika: Listrik, Magnet, dan Optik (PDF). Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. hlm. 193–194. ISBN 979-459-693-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan