Selasa, 03 November 2026
18:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Benteng Hwaseong

Benteng Hwaseong

bangunan istana di Korea Selatan

Bagikan:
Benteng Hwaseong
Situs Warisan Dunia UNESCO
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Benteng_Hwaseong&revid=29614764&groups=_292ffec3766b6f42ca664187e1b382ac550950a8&parser=parsoid
Peta interaktif Benteng Hwaseong
KriteriaBudaya: ii, iii
Referensi817
Pengukuhan1997 (21)
Benteng Hwaseong
Hangul
화성
Hanja
Alih AksaraHwaseong
McCune–ReischauerHwasŏng
Gerbang selatan benteng
Gerbang selatan benteng

Hwaseong (Benteng luar biasa), adalah sebuah kompleks benteng bertembok yang mengelilingi kota Suwon, Korea Selatan, yang dibangun antara tahun 1794 dan 1796 oleh Raja Jeongjo dari Dinasti Joseon untuk menghormati ayahnya Raja Sado yang dipaksa untuk bunuh diri oleh Raja Yeongjo. Berlokasi 30 kilometere di selatan kota Seoul dan melindungi pusat kota Suwon termasuk Haenggung, komplek istanan Raja Jeongjo. UNESCO memasukkan benteng ini ke dalam daftar Warisan Dunia pada tahun 1997. Suwoncheon, aliran kali di Suwon, mengalir di tengah-tengah komplek benteng.

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hwaseong Fortress.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan