Jumat, 23 Oktober 2026
19:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Bendera Prusia

Bendera Prusia

Bagikan:
330px-Flag_of_Prussia_%281892-1918%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Prusia Raya pada akhir abad ke-19.

Negara Prusia memiliki asal-usul dari dua wilayah terpisah Margraviat dari Brandenburg dan Kadipaten Prusia. Margraviat Brandenburg dikembangkan dari Perbatasan Utara abad pertengahan milik Kekaisaran Romawi Suci, yang diwariskan ke Wangsa Hohenzollern pada tahun 1415. Kadipaten Prusia berdiri tahun 1525 ketika Albert dari Brandenburg-Ansbach, anggota kadet cabang wangsa Hohenzollern, mensekulerkan tanah bagian timur milik para Ksatria Teutonik sebagai perdikan Polandia. Pangeran-elektor John Sigismund, Pemilih Brandenburg, mewarisi tahta dan wilayah Kadipaten Prusia pada tahun 1618, dengan demikian menyatukan Brandenburg dan Prusia di bawah satu penguasa dalam persatuan pribadi; Wilayah sang Elektor tersebut nantinya dikenal sebagai Brandenburg-Prusia. Kerajaan Prusia terbentuk ketika Elektor Frederick III mengambil gelar Frederick I, Raja Prusia, dan wakil pemerintah Prusia Mark Fetrck pada tanggal 18 Januari 1701.

Kekuasaan monarki wangsa Hohenzollern di Prusia berhenti pada tahun 1918 setelah jatuhnya Kekaisaran Jerman pasca Perang Dunia I; Kerajaan itu kemudian dibentuk ulang menjadi Negara Prusia. Dewan Kendali Sekutu memberi keputusan resmi untuk penghapusan Prusia pada tahun 1947 setelah berakhirnya Perang Dunia II.

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Flags of Prussia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan