Kamis, 24 September 2026
03:46 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Baygon

Baygon

merek insektisida

Baygon
250px-Logo_Baygon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
IndustrIInsektisida (Pembersihan Rumah)
Tokoh kunci
Dr.H.Fisk Johnson
William D.Perez
Samuel C. Johnson
ProdukAerosol Sprays
Baits
Conc. Liquid Insecticides
IndukS. C. Johnson & Son

Baygon adalah sebuah merek pestisida produksi S. C. Johnson & Son. Kegunaannya adalah sebagai pembasmi dan pengendali handalan rumah tangga, seperti nyamuk, kecoa, lipan, dan semut. Merek ini sangat populer di Indonesia sehingga sudah menjadi nama generik bagi produk sejenis.

Baygon pertama kali diproduksi oleh Bayer, sebuah perusahaan kimia asal Jerman, pada tahun 1950. Pada tahun 2003, merek Baygon dibeli oleh S. C. Johnson & Son. Walaupun demikian, sebagai bagian dari persetujuan, Bayer masih memasok bahan aktif yang terkandungnya dalam Baygon.[1][2]

Referensi

  1. "Bayer AG, Financial Report 2003 (pdf, 2 MB)" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-04-15. Diakses tanggal 2008-02-27.{{cite web}}: no-break space karakter dalam |title= pada posisi 40
  2. [https://archive.today/20130103155300/www.highbeam.com/doc/1G1-97172681.html Bayer sells off Baygon. (The buzz: news, people & events for the informed PMP), Pest Control, 1 Januari 2003

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan