Sabtu, 03 Oktober 2026
21:34 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Batang Selo

sungai di Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia

Bagikan:
Batang Selo
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiSumatera Barat
KabupatenTanah Datar
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiGunung Amas dan Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat

Batang Selo merupakan sebuah sistem sungai yang berlokasi di Kabupaten Tanah Datar, dengan sumber mata air dari lereng dua gunung, yaitu Gunung Amas (ketinggian ±2.271 meter) dan Gunung Merapi (ketinggian ±2.891 meter). Aliran utama sungai ini berawal dari lereng Gunung Amas, melintasi sejumlah wilayah seperti Koto Tinggi, Suliki, Mungka, Taram, Alanglawas, dan Bua. Di daerah Padanglawas, aliran ini kemudian menyatu dengan anak sungai lain yang berasal dari lereng Gunung Merapi.[1]

Setelah penyatuan, aliran Batang Selo berlanjut ke arah timur laut, melewati beberapa daerah, termasuk Durian Gadang, Pintu Batu, Lubuk Jambi, Taluk, Baserah, dan Baturijal. Di Peranap, sungai ini bergabung dengan Sungai Peranap sebelum mengalir menuju Rengat. Di daerah Cenako, sungai ini kembali bergabung dengan Batang Cenako, dan dari titik ini, aliran tersebut berganti nama menjadi Sungai Indragiri atau Batang Kuantan. Sungai Indragiri kemudian terus mengalir hingga bermuara di Selat Malaka, tepatnya di wilayah Tembilahan. Di sekitar muara sungai tersebut, terdapat beberapa pulau kecil, seperti Pulau Basu dan Pulau Niur.[1]

Pada masa lalu ketika infrastruktur transportasi darat modern belum berkembang, Batang Selo memainkan peran penting sebagai penghubung antar wilayah di Tanah Datar. Sungai ini berfungsi sebagai jalur utama perdagangan yang membelah lembah tersebut. Lalu lintas arus manusia dan barang komoditas dari hulu didistribusikan melalui sungai ini ke daerah hilir, sekaligus pula mendukung perekonomian dan perdagangan bagi penduduk di nagari-nagari di sepanjang daerah alirannya.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Utomo, Bambang Budi; Sudarman (2018). "Budaya India di Minangkabau: Studi Analisis Terhadap Artefak di Tanah Datar dan Wilayah Sekitarnya". Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam. VIII (16). UIN Imam Bonjol Padang: 84. doi:10.15548/khazanah.v0i0.76. eISSN 2614-3798. ISSN 2339-207X.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan