Kamis, 15 Oktober 2026
14:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Bassam Tibi

Bassam Tibi

Ilmuwan sosial dan politik Suriah-Jerman dan profesor universitas

Bagikan:
Bassam Tibi
250px-Roemerberggespraeche-12-2016-bassam-tibi-904.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bassam Tibi, pada bulan Desember 2016 di perundingan ke-44 Römerberg di Aula Chagall, Frankfurt
Lahir4 April 1944 (umur 82)
KewarganegaraanSuriah, Jerman
AlmamaterUniversitas Goethe Frankfurt (Ph.D)
Universitas Hamburg (super Ph.D)
Dikenal karenaIslamologi
Karier ilmiah
BidangIslam
Tempat kerjaUniversitas Göttingen, Universitas Cornell

Bassam Tibi adalah seorang ilmuwan politik dan profesor Hubungan Internasional. Dia lahir di Damaskus pada tahun 1944.[1] Tibi dan keluarganya pindah ke Jerman pada tahun 1962, dan resmi menjadi warga negara Jerman pada tahun 1964.[1][2] Dia dikenal sebagai ilmuwan Hubungan Internasional yang mengenalkan Islam dengan tema-tema konflik Internasional dan peradaban. Dunia mengenalnya sebagai pendiri Islamologi yaitu kajian sosial-sains Islam dan konflik pasca politik dua kutub,[1] serta lewat konsepnya tentang Leitkultur dan konsep Euroislam yang menjelaskan integrasi imigran Muslim di negera-negara Eropa.[3][4][5]

Tibi belajar di Universitas Johann Wolfgang Goethe Frankfurt di bawah bimbingan Max Horkheimer, hingga mendapat gelar Ph.D pada tahun 1971.[1][2] Kemudian mendapat gelar super Ph.D di Universitas Hamburg pada tahun 1981.[1][2] Dia adalah seorang profesor di Universitas Göttingen dari tahun 1973 hingga tahun 2009.[6] Sekarang, dia adalah salah satu kandidat A.D. White Professor-at-Large di Universitas Cornell.[2] Tibi telah melakukan 18 kali kunjungan guru besar di Universitas Princeton, UC Berkeley, Universitas Michigan-Ann Arbor, dan terakhir kunjungannya di Pusat Kajian Genosida Tingkat Lanjut di Washington D.C.[6] Sedangkan di Eropa, Tibi mengajar di kampus-kampus Jerman, Swis, dan Turki. Aktivitas lainnya yaitu melakukan berbagai pertemuan di Universitas Khartoum (Sudan), Universitas Yaounde (Kamerun), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (Indonesia), Universitas Nasional Singapura, dan Institut Islam Dakar (Senegal).[2] Dia menerbitkan buku Predikensi Islam dan Budaya Modern, setelah masa pensiunnya pada tahun 2009.[6]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "prof. dr. Bassam Tibi". www.speakersacademy.com. Diakses tanggal 2017-10-07.[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 3 4 5 "Professor Bassam Tibi". www.asmeascholars.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-10-06.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "Assimilation report". The Economist (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-07.
  4. ↑ "The Islam of Bassam Tibi – The Cairo Review of Global Affairs". www.thecairoreview.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-10-08.
  5. ↑ "Interview with German Islam Expert Bassam Tibi: "Europeans Have Stopped Defending Their Values"". Spiegel Online. 2006-10-02. Diakses tanggal 2017-10-08.
  6. 1 2 3 "curriculum vitae - Bassam Tibi". Bassam Tibi (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-10-07.


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan