Kamis, 29 Oktober 2026
05:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Barawa

Barawa

Bagikan:
Kota Baraawe
[Baraawe] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
مدينة ﺑَﺮَﺍﻭَة Madīna Barāwa
Kota
Pinggir laut Barawa.
Pinggir laut Barawa.
Julukan: 
Brava Ierè
Kota Baraawe di Somalia
Kota Baraawe
Kota Baraawe
Letak di Somalia.
Koordinat: 1°06′48″N 44°01′49″E / 1.11333°N 44.03028°E / 1.11333; 44.03028
Negara Somalia
KawasanShebelle Hilir
DistrikBarawa
Pemerintahan
 • JenisKota Baraawe
 • Wali kotaSaid Ahmed Mowlana Fufi
Ketinggian0 m (0 ft)
Populasi
 • Total32.800
 963901
Zona waktuUTC+3 (EAT)
Kode area telepon+25261
Situs webhttp://cityofbaraawe.org

Barawa (bahasa Somali:Baraawe, bahasa Arab:مدينة ﺑﺮﺍﻭة Madīna Barāwa) adalah sebuah kota kuno yang telah didirikan sejak abad ke-12 Masehi dan kini terletak di bagian selatan wilayah Somalia. Imperium Portugis menguasai pemerintahan atas Kota Barawa sejak tahun 1506 M hingga tahun 1758 M. Pemerintahan di Kota Barawa kemudian beralih kepada Kesultanan Zanzibar sejak tahun 758 hingga Agustus 1889. Kota Barwa kemudian dikuasai oleh Kerajaan Italia akibat perjanjian antara Perusahaan Kerajaan Britania Afrika Timur dengan Kerajaan Italia. Sebagian besar penduduk Kota Barawa menuturkan bahasa Swahili sebagai bahasa ibu.

Sejarah

Kota Barawa merupakan sebuah kota kuno.[1] Nama Kota Barawa telah tercatat dalam laporan yang dibuat oleh seorang ahli geografi muslim bernama Al-Idrisi (1100–1166) pada tahun 1154 Masehi. Dalam laporannya, Kota Barawa ditulis sebagai Barawat dan terletak di pesisir Samudra Hindia.[2] Kini wilayah Kota Barawa terletak di bagian selatan Somalia.[3]

Ekonomi

Tulisan mengenai kondisi sosial dan ekonomi di Barawa pernah dibuat oleh Charles Guillain pada tahun 1846 selama mengunjungi pesisir Somalia.[4] Pada bulan Mei 1893, pelabuhan di Kota Barawa dikelola oleh perusahaan bernama Filonardi.[5]

Pemerintahan

Pada abad ke-15 Masehi, Vasco da Gama berusaha untuk menaklukkan pelabuhan di Kota Barawa tetapi selalu gagal.[6] Kota Barawa berhasil ditaklukkan oleh Portugis pada tahun 1506 Masehi dan menjadi salah satu pelabuhan utama Portugis. Namun pada tahun 1758 Masehi, Kesultanan Zanzibar mengalahkan pasukan Portugis di Kota Barawa dan mengambil alih kekuasaan atasnya.[7] Pada tanggal 3 Agustus 1889, pemerintahan di Kota Barawa beralih dari Kesultanan Zanzibar ke Kerajaan Italia. Peralihan kekuasaan ini terjadi akibat perjanjian antara Perusahaan Kerajaan Britania Afrika Timur dan pemerintah Kerajaan Italia.[4]

Penduduk

Penduduk di Kota Barawa menuturkan bahasa Swahili sebagai bahasa ibu.[8] Namun suku Barawani di Kota Barawa menuturkan bahasa Barawani.[9]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Mukhtar 2003, hlm. 50.
  2. ↑ Mukhtar 2003, hlm. xxvi.
  3. ↑ Tim Riset dan Studi Islam Mesir (April 2020). Artawijaya dan Hasmand, F. (ed.). Ensiklopedi Sejarah Islam: Dari Masa Kenabian, Daulah Mamluk, Imperium Mongol Muslim, Negara Utsmani, Muslim Asia Tenggara, Muslim Afrika. Diterjemahkan oleh Taufik, M., dkk. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 903. ISBN 978-979-592-835-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penerjemah (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Mukhtar 2003, hlm. xxix.
  5. ↑ Mukhtar 2003, hlm. xxx.
  6. ↑ Mukhtar 2003, hlm. 3.
  7. ↑ Maganda, Dainess Mashiku (2014). Swahili People and Their Language (dalam bahasa Inggris). Abuja: Adonis & Abbey. hlm. 23. ISBN 978-1-912234-70-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Mpiranya, Fidèle (2015). Swahili Grammar and Workbook (dalam bahasa Inggris). Kota New York: Routledge. hlm. 4. ISBN 978-1-31-761292-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Mukhtar 2003, hlm. 27.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Barawa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan